Dengan kesabaran hari dan berharap pahala, serta dengan mata yang berlinang air mata, aku meratapi istriku, ibu dari anak-anakku, jodohku, pendampingku, bunga hatiku, kebaikanku di dunia ini, senyumku, sahabatku, rekanku," tulisnya.
Dalam tulisan yang ia unggah, Elkhateeb bersaksi kepada Allah bahwa Heba adalah istri yang salehah dan patuh. Ia juga menyebutkan bahwa istrinya melakukan peran yang baik sebagai ibu dan saudara perempuan.
"Dia bertemu saya dengan senyuman dan mengucapkan selamat tinggal kepada saya dengan doa, dan kami menyampaikan belasungkawa kami saat ruhnya menghadap Allah dari Masjidil Haram di Makkah, saat dia berpuasa dan melakukan umrah selama bulan suci Ramadhan. Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali," ungkap Elkhateeb.
Banyak warganet Twitter di Arab Saudi kemudian mengomentari postingan tersebut. Termasuk salah satu influencer.
"Dia (Heba) ingin dimakamkan di Makkah dan karenanya dia mendapatkan apa yang dia inginkan."
"Sebuah akhir yang baik telah ditulis untuknya, karena dia meninggal saat menunaikan ibadah umrah di bulan Ramadhan dan dimakamkan di Makkah setelah doa-doa yang dilakukan untuknya oleh ribuan jemaah di Masjidil Haram," tulis influencer tersebut.