Gokil! Pasangan ini Foto Pernikahan Pakai Baju Adat Sambil Panjat Air Terjun

Gokil! Pasangan ini Foto Pernikahan Pakai Baju Adat Sambil Panjat Air Terjun

Sepasang pengantin sedang menjadi perbincangan warganet karena melakukan pemotretan di tempat tak biasa, yaitu di curug. Selain melangsungkan akad nikah secara langsung di tengah aliran ungai di kaki air terjun, mereka juga mendokumentasikan momen sakral dengan cara esktrem, yaitu dengan memanjat air terjun.

Keduanya menggelar acara pernikahan di Curug Dayang Sumbi, Subang, Jawa Barat. Keduanya mempelai serta para saksi terlihat duduk di kursi yang langsung berhadapan di depan air terjun.

"My Wedding My Adventure

Mau pas camera on ataupun off, teh @ajengkf dan a @rdwikky gak pernah abis energinya, vibing teroosss..

Dokumentasi ini jadi bukti kalo punya pasangan yang sefrekuensi itu penting dan seabsurd apapun kalian perlu punya partner yang bisa diajak kerja sama. Karena kalo enggak, absurd kalian bukan jadi lucu tapi jadi chaos," tulis postingan Instagram @curugdayangsumbi, @ajengkf dan @rdwikky.

Viral pasangan menikah di air terjun, endingnya lakukan cannoying (instagram)

Akun Instagram pengantin yaitu @ajengkf dan @rdwikky memperlihatkan dekorasi bunga dengan warna serba pastel yaitu peach dan biru mudah, berpadu dengan rimbunnya hutan tropis dan tebing air terjun.

Dengan menggunakan baju pernikahan adat tradisional, keduanya direkam saat hendak mendaki air gunung. Gaun yang dipakai oleh Ajeng serta kebaya beskap yang dipakai Wikky seketika terlihat basah kuyup. Tetapi, wajah keduanya terlihat sangat bahagia dan penuh semangat.

Seketika juga, unggahan foto pernikahan mereka viral dan menjadi sorotan warganet.  Saat diwawancarai oleh media Wolipop, pria yang bernama lengkap Raden Wikky Hafida Syafrulloh itu bekerja di bidang kreatif. Ia menikahi wanita dengan nama lengkap Ajeng Kusuma Febriani di Curug Dayang, Sumbi, Subang, Jawa Barat.

Wikky menjelaskan ide unik tersebut datang dari rencana sederhana yang akhirnya berkembang berkat adanya koneksi oleh pihak pengelola wisata curug. 

"Kami berniat hanya menyewa villa dan berendam di air panas besama dua pihak keluarga namun di villa tersebut berdekatan dengan Curug Dayang Sumbi dimana pengelolanya sama (Ibu Ratna Setiawan-Ketua PHRI) dimana beliau adalah pendiri beberapa Vocal Group di Subang dan istri saya adalah pelatih vocalnya. Kita bertiga bermaksud menyewa villa namun rejeki saat kami ajukan akad di curug dan villa sebagai tempat resepsi beliau setuju. Dengan segala teknis yang saya konsep sendiri di bantu isteri tentunya tanpa WO," ungkap Wikky saat diwawancara Wolipop.

Lantaran pernikahan mereka diurus sendiri dan tidak ada bantuan jasa Wedding Organizer (WO), mereka mengaku menghadapi banyak tantangan, khususnya soal manajemen waktu. 



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"