Dijanjikan Bakal Dapat Uang 289 Juta, Wanita Ini Nyesek Karena Dikasih Uang Palsu Oleh Pasangannya

Dijanjikan Bakal Dapat Uang 289 Juta, Wanita Ini Nyesek Karena Dikasih Uang Palsu Oleh Pasangannya
Koper berisi pecahan uang 100 yuan palsu (detik.com)

Di samping itu untuk membuktikan besarnya cinta kepada kekasih, Yang menjanjikan kalo ia bakal memberikan uang sebesar 1.314.520 Yuan atau berkisar 2,8 miliar Rupiah sebagai hadiah pernikahan.

Angka 131452 itu pun punya arti tersendiri di China, yakni ‘aku mencintaimu sepanjang hidupku’. Namun, Zhang mengatakan kepada Yang bahwa ia nggak perlu ngasih uang sebanyak itu, cukup beri ia uang 131.452 alias setara dengan 289 juta Rupiah.

Sehari sebelum hari pertunangan tiba, yakni 13 Maret, Zhang pun pergi menemui Yang untuk mempersiapkan acara mereka. Zhang melihat sendiri kalo Yang sudah memasukkan uang tunai pecahan 100 yuan di dalam koper besar berwarna merah muda yang digembok. Koper tersebutlah yang bakal diberikan kepada Zhang keesokan harinya.

Esoknya, setelah hari H tiba, Yang kemudian menaru kopernya ke laci Zhang. Sebagai bentuk pembalasan, Zhang kemudian memberikan koper kecil kepada Zhang yang berisi uang 289 juta Rupiah. 

Ilustrasi uang di dalam koper (pinterest.com)

Setelah acara selesai, keduanya pun kembali ke rumah masing-masing dan bersiap untuk membuka koper. Alangkah terkejutnya saat Zhang menemukan isi koper dari Yang yang bukan merupakan uang asli. Itu merupakan uang pecahan 100 yuan palsu yang biasanya dipakai oleh karyawan bank untuk melatih berhitung. Sedangkan Zhang benar-benar memberikan uang asli kepada Yuan dari tabungannya sendiri. 

Karena merasa sudah ditipu, Zhang pun tak tinggal diam. Ia segera melaporkan tindakan kekasihnya ke pihak kepolisian. Akhirnya, Yang pun ditangkap dan mengakui kesalahannya. Lalu pihak polisi pun berhasil mengembalikan uang Zhang yang sudah diberikannya kepada Yang. Hm, ada-ada saja, ya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"