Stadion JIS Dikritik Lagi, Si Jalak Harupat Dianggap Lebih Baik

Stadion JIS Dikritik Lagi, Si Jalak Harupat Dianggap Lebih Baik

Stadion JIS atau Jakarta International Stadium kembali mendapat kritik dari salah satu pemain dan pelatih negara peserta Piala Dunia U-17 yakni Argentina dan Jerman. Kondisi stadion JIS dianggap kalah dibandingkan stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pemain timnas U-17 Argentina Claudio Echeverri mengungkapkan kondisi rumput stadion JIS buruk. Meskipun timnas Argentina memetik kemenangan 4-0 melawan Polandia pada pertandingan terakhir Grup D. Kepada wartawan, Echeverri menyebut lapangan tidak padat dan agak basah. “Lapangan di Bandung (Si Jalak Harupat) lebih baik,” ceplos Echeverri.

Sebelum bermain di JIS, timnas U-17 Argentina dua kali bertanding di Si Jalak Harupat, masing-masing melawan Senegal dan Jepang dengan satu kali kalah dan satu kali menang. Rumput Si Jalak Harupat memang mendapatkan acungan jempol setelah basah terkena hujan dan saat dipakai dalam kondisi baik.

Stadion JIS Dikritik Lagi (CNN Indonesia)

Terkait lapangan stadion JIS yang mungkin dianggap Echeverri tidak terlalu sempurna, namun ia mengaku bersyukur Argentina bisa menang di JIS dan lolos ke babak 16 besar. “Tetapi tidak masalah karena kami menang,” tambah Echeverri yang merupakan pemain masa depan timnas senior Argentina.

Sementara pelatih timnas U-17 Jerman Christian Wuck awalnya memuji bangunan JIS yang menurutnya mirip dengan stadion di Jerman, salah satunya Allianz Arena yang merupakan kandang Bayern Munchen. “Lapangan tidak terlalu bagus tapi stadion di Jakarta ini sangat indah,” ceplos Wuck kepada media yang mewawancarainya.

Wuck bersama anak asuhnya untuk kali pertama bermain di JIS pada pertandingan terakhir fase grup melawan Venezuela. Jerman berhasil menuntaskan pertandingan dengan skor 3-0. Kemenangan ini juga semakin memantapkan posisi Jerman di klasemen Grup F. Jerman akan menghadapi Amerika Serikat di babak 16 besar.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"