5 Makanan Khas Imlek Selain Kue Keranjang, Masing-masing Punya Makna Dan Harapan Mendalam

5 Makanan Khas Imlek Selain Kue Keranjang, Masing-masing Punya Makna Dan Harapan Mendalam

Berikut makanan khas Imlek, selain kue keranjang yang disajikan dalam perayaan. Seperti diketahui, Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting dan terbesar bagi orang Tionghoa. Tahun ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada hari Minggu, 22 Januari 2023.

Berbicara mengenai perayaan Imlek, satu hal yang tidak boleh dilewatkan selain tradisi-tradisinya yang unik tentu saja makanan khas Imlek. Ada berbagai makanan yang biasa disajikan. Masing-masing hidangan itu pun memiliki makna tersendiri.

Kebanyakan orang Tionghoa percaya bahwa makanan yang disajikan bisa membawa keberuntungan untuk kehidupan. Makanan-makanan itu juga dianggap sebagai makanan simbol harapan dan doa agar di tahun yang baru. 

Salah satunya makanan khas Imlek yang banyak dijual adalah kue keranjang atau nian gao. Makanan dengan bahan dasar beras ketan ini bermakna keberuntungan. Dalam bahasa Tionghoa, kue beras ketan terdengar artinya seperti semakin tinggi dari tahun ke tahun. 

Dalam benak orang Tionghoa, kue ini berarti doa agar semakin makmur hidup dan bisnisnya. Ya, orang Tionghoa memang mayoritas berdagang atau memiliki bisnis. Lantas apa saja makanan khas Imlek selain kue keranjang itu? Scroll yuk!

Telur Teh

Telur Teh Telur Teh (Grid.ID)

Sajian Imlek berikutnya adalah telur teh. Makanan ini berupa telur yang direbus dengan bumbu kecap asin, rempah-rempah dan daun teh. Saat setengah matang, cangkang telur diretakkan sehingga bumbu-bumbu bisa menyerap pada telur. Karena memakai daun teh, makanan khas Tahun Baru Imlek ini punya aroma yang khas teh yang harum. Telur teh sendiri merupakan perlambangan dari kesuburan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"