Kisah Mistis Lintasan Kereta Tragedi Bintaro yang Terjadi 36 Tahun Lalu

Kisah Mistis Lintasan Kereta Tragedi Bintaro yang Terjadi 36 Tahun Lalu

Tanggal 19 Oktober 1987 kecelakaan kereta api terjadi di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan atau disebut Tragedi Bintaro. Dua kereta yang sama-sama berisikan penumpang dalam jumlah banyak melaju menuju arah yang berlawanan hingga akhirnya bertabrakkan. Total ada 139 orang dinyatakan meninggal dunia, di antaranya 72 orang meninggal di tempat.

Menurut informasi yang beredar setelah kecelakaan itu lokasi Tragedi Bintaro menjadi salah satu tempat angker di Jakarta. Menurut informasi yang beredar di lintasan kereta sering terlihat arwah anak-anak kecil yang sedang bermain. Ada juga wujud siluman ular yang ukurannya sangat panjang.

Tentu yang paling terkenal adalah hantu atau setan budeg. Setan budeg sering ditemui di lintasan-lintasan kereta api. Setan budeg mengganggu orang-orang yang sedang berjalan di dekat rel kereta api dengan menutup telinga sehingga tidak mendengar apabila ada kereta api lewat.

Kisah Mistis Lintasan Kereta Tragedi Bintaro (KOMPAStv)

Kecelakaan kereta Tragedi Bintaro sudah terjadi dua kali. Meskipun yang paling besar pada tahun 1987 namun pada 2013 kembali terjadi namun tidak memakan banyak korban jiwa. Kecelakaan tersebut bukan kereta menabrak kereta melainkan kereta menabrak truk Pertamina yang terkena macet di lintasan pintu kereta.

Menurut Hari Kurniawan atau Om Hao seorang pakar retrokognisi menuturkan bahwa lintasan kereta di Bintaro sudah dibangun sejak 1899. Proses pembangunan tidak sebentar karena pihak Belanda harus melakukan perizinan dengan makhluk gaib penunggu lintasan tersebut. “Disini ada istana jin atau kerajaan gaib,” kata Om Hao dilansir dari kanal YouTube TRANS7.

Konon sosok-sosok gaib meminta syarat agar dibangun perlintasan kereta. Salah satunya permintaan kepala kerbau yang harus dimasukan ke dalam peti kayu dan ditanam di dalam tanah. Alhasil pihak Belanda menuruti permintaan tersebut dan pembangunan perlintasan kereta bisa dilakukan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"