Cerita bercinta wanita ini bikin haru banget. Semoga pengalamannya bisa berguna buat pembaca, ya.

Banyak hal di dunia ini yang bisa kita jadikan motivasi untuk menjalani hidup secara lebih baik. Salah satunya adalah dengan membaca cerita bercinta romantis. 

Dengan membaca kisah dan pengalaman hidup orang lain, tentu akan meningkatkan kualitas kepribadian dan rasa syukur kita terhadap hidup yang dijalani. Oleh karena itu, menjadi penting lho untuk kamu agar selalu menjaga semangat. 

caption : Cinta (love-hit.com)

Mengalami cerita cinta yang ruwet dan penuh kendala? Coba deh baca cerita bercinta dari wanita di bawah yang dilansir dari Vemale.com. Tentu kamu akan merasa trenyuh lalu bersyukur, bahwa ada mereka di luar sana yang pengalamannya lebih nestapa dibandingkan dirimu. Yuk simak, girls.

Dear all,

Namaku Juli Tri dan kini bekerja sebagai akuntan pajak di perusahaan swasta. Selain itu aku juga terdaftar sebagai mahasiswi Fakultas Ekonomi di salah satu universitas yang berada di Bandung. Aku akan menceritakan pengalaman hidupku yang bisa menjadi pelajaran bagi kita dan sahabat semua. 

5 bulan yang lalu, aku masih menjalani hidup bersama dengan pria yang terlihat sempurna bagiku. Pria itu kukenal melalui teman sekolah saat SMA. Namun, dirinya sudah mengenalkan lebih dari satu tahun yang lalu dan mengungkapkan perasannya baru 5 bulan yang lalu. Pria itu bernama Sandy.

Cerita bercinta (unsplash.com)

Sejak awal kami menjalani hubungan, perasaanku banyak diisi rasa ragu dan gelisah. Kami berbeda. Tembok besar berdiri memisahkan kami. Dan tembok itu disebut dengan agama. 

Namun, kami berusaha untuk nggak terlalu memikirkannya. Kami beranggapan "lakukan yang terbaik", meskipun kami menyadari bahwa tembok itu nggak akan bisa runtuh sendiri.

Setiap malam, pikiran dan kegelisahan itu terus muncul. Kekhawatiran pun perlahan-lahan menguat, dengan dua anggapan, siapa yang pada akhirnya akan mengalah atau kapan akan berakhir.



Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna

Facebook Conversations