2. Tunda Keinginan Anak dengan Sengaja
Ada kalanya anak memiliki keinginan yang sangat kuat hingga merasa harus dituruti, bahkan bisa sampai membuatnya marah jika tidak segera mendapatkannya. Sebelum sikap ini berlarut-larut dan sulit dikendalikan, orang tua perlu mengajarkan kesabaran pada anak.
Cara yang bisa dilakukan adalah menunda apa yang anak inginkan dengan sengaja. Berikan pemahaman bahwa menginginkan sesuatu juga harus melalui proses untuk mendapatkannya. Dalam prosesnya, orang tua bisa mengalami kesulitan seperti anak yang berubah tantrum. Namun, cara seperti ini akan mengajarkan anak untuk lebih bersabar ketika menginginkan sesuatu.
3. Beri Latihan Langsung
Cara lain untuk melatih kesabaran anak adalah dengan memberikan kesempatan pada anak untuk berlatih sabar dan menunggu. Dalam proses menunggu, ajak anak-anak untuk mengalihkan perhatian dengan bernyanyi atau melakukan aktivitas seru.
Misalnya saja, ajak anak-anak untuk mengantre di mini market. Sampaikan untuk menunggu dalam antrian. Agar anak sabar menunggu, ajak anak untuk mengalihkan perhatiannya misalnya dengan menghitung coklat yang ada di rak kasir.
Ulangi terus-menerus, maka anak akan terlatih dengan sendirinya untuk mengalihkan perhatian. Anak akan merespon kata-kata ‘tunggu’ dan mencari cara atau aktivitas lain selama menunggu hingga akhirnya orangtuanya meresponsnya atau memenuhi permintaannya.
Itulah 3 cara sederhana untuk mengajarkan kesabaran pada anak. Menanamkan sikap positif pada anak tentunya memerlukan proses dan berulang kegagalan. Namun jangan menyerah, kamu pasti bisa melatih anak untuk menjadi lebih sabar.