Awal Mula Om Hao Kisah Tanah Jawa Bertemu Walisdi Pocong Gundul

Awal Mula Om Hao Kisah Tanah Jawa Bertemu Walisdi Pocong Gundul

Film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul sedang tayang di bioskop. Sosok entitas Walisdi Pocong Gundul pertama kali diungkap oleh pakar retrokognisi dari kanal YouTube Kisah Tanah Jawa (KTJ) yakni Hari Kurniawan alias Om Hao. Kejadian itu terjadi pada tahun 2018 saat Javanica (penonton Kisah Tanah Jawa) menceritakan pengalaman gaib di sekolahnya di Yogyakarta.

Dimana di sekolah tersebut sering terjadi kesurupan massal yang dialami para siswa. Ternyata di tanah sekolah itu berdiri ada makam Walisdi yang sudah ada di lokasi sejak tahun 1950-an. Om Hao dan tim KTJ penasaran untuk menyelidiki soal sekolah angker tersebut. 

Tak berselang lama Om Hao bersama tim KTJ mencari bahan dalam pembuatan buku Kisah Tanah Jawa:Jagat Lelembut. Om Hao mencari informasi tentang beberapa jenis pocong yang ada di tanah Jawa. Ternyata Pocong Gundul itu muncul dan berkomunikasi dengan Om Hao. “Saya berasal dari sekolah yang kamu omongin,” ungkap Om Hao menirukan ucapan Walisdi dikutip dari detikhot.

Awal Mula Om Hao Kisah Tanah Jawa Bertemu Walisdi Pocong Gundul (Paragram.id)

Pocong Gundul menjadi jenis pocong yang cukup unik karena kulit kepalanya mengelupas hingga ke kulit, seperti terbakar dan kepala terkelupas seolah-olah berkepala botak. Hal itu terjadi karena semasa hidupnya Walisdi adalah dukun ilmu hitam dan setelah meninggal energinya ditunggangi sosok jin Banaspati.

Om Hao mulai berkomunikasi dengan Walisdi untuk mencari tahu penyebab kematiannya hingga menjadi Pocong Gundul. Walisdi menjadi Pocong Gundul karena dendam. “Ketia mati tetap diperkerjakan juga dalam satu lingkungan perjanjian,” jelas Om Hao.

Teror Walisdi juga mendatangkan teror kepada penduduk di kawasan Yogyakarta bagian selatan. Tiap tengah malam, Walisdi suka mengetuk-ngetuk pintu depan rumah warga. Ia mengetuk kepala menggunakan kepalanya untuk meminta tali kafan dibuka. Teror itu menjadi sesuatu yang menakutkan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"