Viral Kisah Mama Muda Usia 26 Tahun Punya 22 Anak Yang Lahir Berdekatan, Suami Kini Di Penjara

Viral Kisah Mama Muda Usia 26 Tahun Punya 22 Anak Yang Lahir Berdekatan, Suami Kini Di Penjara

Belakangan viral kisah seorang ibu muda berusia 26 tahun yang sudah memiliki 22 orang anak. Menariknya, anak-anak itu lahir di waktu yang berdekatan. Wanita itu bahkan terobesi ingin punya 80 anak lagi. Padahal kini, suaminya di penjara.

Kisah ini dialami ibu bernama Kristina Ozturk. Wanita asal Rusia ini mengaku sangat menyukai anak kecil. Hal ini yang membuatnya tertarik untuk punya banyak anak. Di usianya yang baru 26 tahun, dia pun sudah jadi ibu dari 22 anak.

Tak berhenti sampai di situ, Kristina bercita-cita ingin punya anggota keluarga yang banyak bersama suaminya yang kaya. Kristina Ozturk bahkan terobsesi ingin punya lebih dari 100 bayi. Jadi, dia harus menambah sekitar 80 anak lagi.

Kristina Dengan Puluhan Anaknya (Instagram)

"Aku tidak tahu akan berapa jumlah anak kami pada akhirnya, tapi kami tentu tidak berencana untuk berhenti pada 10. Kami hanya belum siap untuk membicarakan angka pastinya berapa. Semua ada waktunya," tulis Kristina di akun Instagram miliknya.

Namun ternyata, 22 anak itu tidak semua lahir dari rahim Kristina Ozturk. Kristina dan suaminya hanya memiliki satu anak secara alami, sementara 21 anaknya yang lain lahir melalui ibu pengganti atau yang juga disebut surrogate mother.

Kristina Ozturk dan suaminya, Galip, sama-sama sepakat untuk terus menambah anak dengan menyewa ibu pengganti. Pasangan yang beda usia 32 tahun ini menyadari bahwa kemampuan reproduksi mereka tidak cukup mampu untuk itu.

Maka dari itu, mereka memutuskan untuk melibatkan ibu pengganti. Padahal keduanya harus mengeluarkan biaya sekitar EUR 8,000 (Rp134 juta) untuk segala proses ibu pengganti tersebut. Tapi tak hanya itu, Kristina juga kerap disorot karena punya 22 anak dengan usia yang hampir sama.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"