Noelia Castillo Ramos (euronews)
"Aku hanya ingin pergi dengan tenang dan berhenti menderita. Tidak ada satu pun keluargaku yang mendukungku, tapi kebahagiaan seorang ayah tidak harus berada di atas kebahagiaan anak perempuan atau hidup anaknya," ujarnya kepada stasiun TV Antena 3, dua hari sebelum kematiannya, Selasa (24/3/2026).
Walau prosedur suntik mati dilegalkan, banyak pihak yang masih menganggap hal ini tidak layak, apalagi jika berkaitan dengan nilai agama.
"Aku selalu berpikir ingin mati dalam keadaan cantik. Aku akan memakai gaun terbaikku dan makeup," ucapnya.
Sesuai permintaannya, Noelia berada sendirian di dalam ruangan saat prosedur berlangsung, hanya ditemani dokter yang memberikan suntikan.
