Seorang Wanita Mengaku Kerja Hanya 30 Menit, Omzetnya Bisa Capai Rp 1,3 Miliar

Seorang Wanita Mengaku Kerja Hanya 30 Menit, Omzetnya Bisa Capai Rp 1,3 Miliar

Seorang wanita bernama Cassiy menunjukkan kesuksesan bisnisnya, dimana ia cuma menghabiskan waktu kerja selama 30 menit dalam sehari. Namun hasil omset yang diperolehnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Ia adalah Cassiy Johnson, yang bisa disebut berhasil dalam menjalankan bisnis sampingan. 

Berkat bisnisnya itu, Cassiy tak harus lelah untuk bekerja keras. Semuanya berawal dari tahun 2020, dimana ia mencoba mendesain t-shirt hingga dirinya berhasil memperoleh uang $ 30.000 atau Rp 464 jutaan dalam dua bulan.

Menurut laman CNBC, Cassiy memang berniat membuat usaha sampingan untuk menambah penghasilan. Pekerjaan utamanya kala itu adalah karyawan di sebuah perusahaan. 

Cassiy Johnson berhasil raih omset Rp 1,3 M per tahun dengan kerja 30 menit per hari (via cnbc)

Wanita asal Michigan, AS, itu juga sempat berjualan lilin aromaterapi dan cangkir. Tetapi usahanya itu tak begitu berhasil, hingga akhirnya ia membuka usaha jualan t-shirt di situs Etsy.

Sebelumnya, Cassiy mendapatkan uang bulanan sekitar sekitar $ 70.000 (Rp 1 miliaran) per tahun dalam pekerjaannya sebagai salesperson di tempat penitipan anak. 

Namun karena bisnisnya saat ini, ia cuma butuh waktu 30 menit dan hanya dikerjakan melalui telepon. Kini, ia bisa mendapatkan $ 90.000 (Rp 1,3 miliaran) per tahunnya dan memutuskan resign dari tempat kerjanya.

"Suami ketika itu sangat stres bekerja dan aku tahu kami bisa hidup dengan $ 90.000 setahun. Itu adalah waktu yang magis, bisa seperti ini, aku bilang 'Kamu tahu sayang, keluar saja dari pekerjaanmu'" ungkapnya.

Cassiy memang sejak lama terinspirasi dari YouTube. Ia yakin jika banyak orang tertarik untuk membeli pakaian atau baju yang bisa dikustom dengan desain tertentu. 

Ia lalu mencoba membuat desain sendiri untuk bajunya dengan bantuan aplikasi Canva. Produknya pun banyak digemari karena tidak pasaran.

Salah satu hal yang membuat bisnisnya laris adalah karena Cassiy menggunakan bahasa-bahasa gaul dan punya target unik.

Misalnya sebuah kaos bertuliskan "My favorite people call me.." yang bisa diisi sesuai panggilan mereka. 

"Aku membuat desain yang terlihat sama tapi bertuliskan ratusan hal yang berbeda,"

Selain itu, Cassiy juga membuka akun YouTube dan kerap mengunggah konten soal bagaimana perjalanan bisnisnya bisa sukses melalui desain t-shirt. 

"Aku pikir itu yang membedakanku. Aku tidak tahu bekerja berjam-jam dan aku tidak punya ekspektasi seperti bagaimana jika aku gagal? Apa yang aku lakukan?" kata Cassiy.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"