Kurangnya literasi finansial juga merupakan faktor signifikan. Banyak perempuan tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang manajemen keuangan, investasi, dan perencanaan masa depan. Hal ini membuat mereka rentan terhadap pengambilan keputusan finansial yang buruk dan membatasi kemampuan mereka untuk mengoptimalkan potensi keuangan mereka.
5. Takut Berambisi dan Bermimpi
Beberapa perempuan juga menghadapi hambatan internal dalam mencapai kemandirian finansial, seperti takut untuk berambisi dan bermimpi besar. Mereka mungkin merasa tidak percaya diri untuk mengejar peluang karier yang lebih tinggi atau mengambil risiko finansial untuk mencapai tujuan keuangan mereka. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan finansial mereka dalam jangka panjang.
Kesulitan finansial yang dialami oleh perempuan bukanlah masalah yang sederhana, tetapi merupakan hasil dari berbagai faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang kompleks. Untuk mengatasi kesulitan ini, perlu dilakukan upaya bersama untuk mengatasi kesenjangan gender dalam segala aspek kehidupan, termasuk di tempat kerja dan dalam pendidikan literasi finansial.