Sesekali curhat untuk masalah yang kamu hadapi kepada teman tentu gak jadi soal. Tapi, kalo berulangkali dengan tujuan menghilangkan sakit hati, baru jadi persoalan. Bukannya sembuh, yang ada malah makin sakit, cuy

Saat patah hati, teman seringkali menjadi solusi paling jitu. Datangi mereka, ceritakan keluh dan kesah yang kamu rasakan, dan biarkan air mata berlinang membasahi jalan~

Hampir semua orang melakukannya, baik pria maupun wanita. Namun ternyata, hal itu gak baik dilakukan kalo memperhitungkan efek jangka panjang, lho.

Wanita curhat (pinterest.com)

Untuk menghilangkan sakit hati, kamu gak perlu datang ke teman. Hadapi semua sendirian, karena yang kamu hadapi adalah masalah perasaan. Hanya kamulah yang bisa menyelasaikannya. 

Penasaran alasannya? Nih lho penjelasannya.

Temanmu juga bisa merasa jengah, lho.

Kalo kamu termasuk dalam jenis teman yang setia menemani dalam setiap kondisi, sekali dua kali mungkin gak jadi persoalan. Kalo jenis teman yang datang hanya saat kesulitan, melihat wajahmu aja bisa bikin pikiran teman.

Wanita curhat (dunia-lelaki-reborn.blogspot.com)

Permasalahan lainnya adalah intensitas kamu menceritakan sakit hati yang kamu rasakan. Memang benar, banyak orang mengatakan kalo ingin menghilangkan sakit hati solusinya adalah curhat ke teman.

Akan tetapi, coba deh pahami. Menurutmu, curhat ke teman bisa membuat hati lega. Di sisi lain, pernahkah kamu mempertimbangkan perasaan mereka? Di satu titik, tentu mereka bakal merasa jengah dengan cerita-cerita yang kamu sampaikan. So, baiknya cukup hadapi sendiri aja, gaes.

Temanmu gak punya jawaban

Mereka tahu apa yang udah kamu alami, punya pasangan yang gak serius, dikecewakan berkali-kali, hingga di saat terakhir kamu diselingkuhi olehnya.



Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna

Facebook Conversations