Mitos buaya putih sudah sejak lama dipercaya oleh pendahulu kita. Buaya putih dianggap sebagai jelmaan dari siluman. Apakah memang begitu?

Mitos buaya putih yang masih hidup sampai saat ini tak pernah terlupakan oleh rakyat Indonesia. Hewan dengan nama ilmiah Mississippie Allihatoridae ini dianggap sebagai jelmaan siluman. Bahkan, banyak yang percaya kalo buaya putih kerap kali muncul secara misterius di sungai.

Di setiap daerah memang memiliki cerita dan mitos buaya putih yang berbeda-beda. Seperti di Kediri misalnya. Apabila ada buaya putih muncul, maka akan ada tumbal orang meninggal di sungai tersebut. Kadang juga, bisa dikaitkan dengan perubahan politik di wilayah kediri. Baik perubahan yang baik maupun perubahan yang buruk.

Buaya putih (nasional.tempo.co)

Berdasarkan sejarah, buaya putih pertama kali ditemukan oleh Tanag Lousiana dan Perusahaan Eksplorasi tahun 1987, lalu dibawa ke kebun binatang Lousiana untuk dirawat dan dilindungi. 

Buaya-buaya ini terdiri dari 18 spesies dan semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Buaya putih tak hidup di alam gaib, ia juga sama seperti buaya pada umumnya, yaitu di rawa-rawa air tawar, danau, sungai, badan air kecil  di tenggara Amerika Serikat.

Kamu bisa lihat gimana bentuk buaya putih di video (Pinterest)

Buat kamu yang penasaran banget sama sesosok buaya putih ini, bisa kok lihat dan kepo-kepo langsung di video yang beredar di Youtube. Nah, kalo kamu nyari di Indonesia, emang bakalan sulit abis. Karena hewan satu ini adalah hewan langka. 

So, apakah kamu masih percaya mitos buaya putih yang dianggap sebagai jelmaan siluman? Atau malah semakin yakin kalo mitos buaya putih hanyalah mitos belaka. Tulis pendapatmu di kolom komentar, segera.

Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna



Facebook Conversations