Kasus-kasus Kematian Akibat Hal yang Sepele

Kasus-kasus Kematian Akibat Hal yang Sepele

Mati, seperti halnya hidup, rezeki, dan jodoh. Semua adalah misteri ilahi yang tentu tak pernah kita ketahui kapan datangnya.

Sebagaimana rezeki atau jodoh dalam kehidupan, kematian bisa disebabkan oleh apa saja. Sebutlah faktor usia, penyakit seperti kanker, serangan jantung, atau wabah lain yang mematikan. 

Mungkin detik ini kita masih merasa sehat-sehat saja. Tapi karena tak pernah kita ketahui kapan datangnya, kita takkan tahu seperti apa detik-detik dalam hidup kita selanjutnya.

Di antara sejumlah kasus kematian, terdapat beberapa kasus yang terjadi karena hal-hal di luar dugaan. Tapi ternyata, tak sedikit pula yang terkesan sepele. Kematian dengan cara ini tak bisa jadi bahan tertawaan meski kesannya memang naif. Ini dia daftar kematian akibat hal sepele.

1. Tertawa Tak Terkendali

1. Tertawa Tak Terkendali dailycaring.com

Jaman sekarang, tertawa dipercaya bisa jadi pengobatan alternatif yang paling mudah untuk mencegah munculnya berbagai penyakit. Padahal di jaman dulu, seorang pelukis terkenal di era Yunani kuno malah meninggal karena tertawa.

Pelukis itu adalah Zeuxis yang hidup pada abad ke-5 sebelum Masehi. Kematiannya terjadi karena suatu hari ia datang meminta seseorang untuk membuat lukisan yang indah. Seorang wanita tua pun menyanggupi untuk melukis sosok Dewi Aphrodite. Zeuxis setuju.

Zeuxis kembali setelah lukisan selesai. Namun ia jadi tertawa terbahak-bahak karena lukisan wanita tadi amatlah aneh. Zeuxis terus tertawa dan tak bisa mengendalikannya. Akhirnya ia meninggal setelah tertawa hingga kehabisan napas.

2. Menginjak Janggut

2. Menginjak Janggut pinterest.fr

Kematian akibat hal sepele juga menimpa seorang pemilik janggut terpanjang di dunia. Si pemilik adalah Hans Steininger yang berhasil merawat dan memanjangkan janggutnya sepanjang 140 cm. Itulah hal yang dibanggakannya.

Siapa yang menyangka kalau kebanggaan itu menjadi petaka? Suatu hari di tahun 1567, kebakaran hebat terjadi dan lekas membuat menyelamatkan diri masing-masing. Namn karena situasinya panik, Hans jadi ikut panik.

Hans berusaha menyelamatkan dirinya pula dari kebakaran itu. Namun ternyata ia lupa mengikat janggut superpanjangnya itu. Alhasil, janggutnya terinjak dan Hans jatuh. Lehernya patah dan ia tewas seketika.

3. Terlalu Bersemangat

3. Terlalu Bersemangat drawingable.com

John Sedgwick adalah seorang jendral yang memimpin pasukan Amerika dalam perang sipil. Bagaimana Sedgwick meninggal adalah kisah sedih yang ironis. 

Saat itu ia memimpin pertempuran di Spotsylvania Court House pada tahun 1864. John ada di garis depan untuk pertahanan konfederasi dan menempatkan artileri demi menghadang para penembak jitu. Jarak para penembak jitu itu tergolong dekat, sekitar 1 kilometer dari posisinya.

Mereka menghujani peluru pasukan John, dan seluruh pasukan lari berlindung. John yang pantang menyerah memilih berdiri dan berteriak bahwa semua yang berlindung adalah pengecut. John juga berteriak, mereka para penembak jitu takkan bisa menembak gajah pada jarak itu. Teriakannya ditutup dengan ambruknya badan John setelah sebuah peluru menembus wajah di bawah mata kirinya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"