Dampak Ruqyah: Pengalaman Mengerikan Saat Menjalani Proses Ruqyah Part 5 (Jin Berbondong-Bondong Syahadat)

Dampak Ruqyah: Pengalaman Mengerikan Saat Menjalani Proses Ruqyah Part 5 (Jin Berbondong-Bondong Syahadat)

Cerita Dampak Ruqyah: Pengalaman Mengerikan Saat Menjalani Proses Ruqyah Part 4

Kalian tau apa yang gue liat?

Awan merah dari arah kiri menjalar ke arah kanan, lama-lama mercik api.

YaAllah, neraka. Gue terjebak dibadan gue sendiri gengs. Lilahi, kalian hrs merubah semua pola pikir, terbukalah dengan kekuasaan Tuhan.

Jin: Apa ini? Panassssss tangan saya panasssssss muka saya panasssssss

Ibu Peruqyah: Itu yang akan kalian tempati suatu hari akhir nanti. Neraka!!!

(Baca ayat Alquran) 

Apa yang gue liat kali ini?

Peruqyah nunjukkin kuasa Allah ke gue dan JIN itu.

Kalian pernah matanya, pusing terus semua jadi putih pandangannya? Nah, itu awalnya. tapi lama-lama semuanya putih cahaya loh gengs.

Itu Surga, Surga yang gue liat semuanya putih dan adem.

Ibu Peruqyah: kenapa? Kok diem?

JIn: Ini?

Ibu Peruqyah: Itu yang Allah janjikan pada hambanya, itu Surga.

Jin: Saya mau kesana

Ibu Peruqyah: Syahadat dan masuk islam, beribadah pada Allah. Itu kuncinya

Jin: Ya! Kami mau!

Ibu Peruqyah: alhamdulilah, ikuti saya.

Jin: Sebentar, saya panggil anak buah semuanya untuk kumpul lebih banyak 

Ibu Peruqyah: mau apa?

Jin: saya mau berkumpul di surga dengan mereka

Ibu Peruqyah: Alhamdulilah

Ilustrasi (Ethics Alarms)

Akhirnya JIN itu berkumpul dan syahadat gengs.yang gue liat, mereka berkuda semua, ada yang setengah badannya binatang.

Jin: Kami berjanji akan mencari bangsa kami untuk belajar Islam!!!

Ibu Peruqyah: Semoga kalian taat 

Jin: tenang saja! Apabila ada bangsa kami yang akan menggangu kalian, kami siap berhadapan dengan mereka!

Ibu Peruqyah: Meskipun itu Rajamu?

Jin: Kami yang akan brhadapan langsung dengannya!

Mereka kesatria juga ya. Terharu, Walaupun syahadat mereka sulit menyebut nama Nabi Muhamad Saw, tapi Akhirnya bisa....

Jadi, Bangsa JIN ternyata ada yang sulit menerima kesaksian mengakui Nabi, karena ya, Mereka merasa Bangsanya lebih baik.

Akhirnya malam itu selesai gengs. Selesai dengan Bangsa JIN itu. Habis itu, JIN dan dedemit yang ada dibadan gue Ngantri keluar satu persatu karena mau masuk islam.

Gue tiba-tiba joget dan tangan gue joged terus gengs.

Ibu Peruqyah: Waduh, setan dangdut ya?

Jin: Bkn! India!!! Ayo, joget dong ahhhhh

Ibu Peruqyah: Ini siapa?

Jin: Enak loh, joget dongh~

Ibu Peruqyah: Iya iya, kamu masuk darimn?

Jin: saya masuk dari kupingnya HIHI

Ibu Peruqyah: Masuk lewat kuping?

Jin: Iya, dosa musik HIHI

(Masih joged) 

Ibu Peruqyah: udah-udah kamu keluar ya

Jin: Iya tapi syahadat dulu yak HIHI

Ya, JIN itu sayaahadat, dan keluar.

Lalu? Masih ada gengs. Kali ini JIN ini cuma diem, dan angkat telapak tangan.

Ibu Peruqyah: Kamu siapa? Kamu dari dosa apa?

Jin: (Diem)

Ibu Peruqyah: Jawab

Jin: (Tangannya ke depan) Dosa durhaka pada orgtua)

Ilustrasi (malaymail.com)

Ya, gue durhaka sama orangtua.karena gue dari kecil selalu dimanja dan enggak bisa apa-apa sampai gede, semua mamah lakuin, apapun gengs.

Ternyata Manjain anaknya dari seorang IBU, bikin gue jadi anak Durhaka, sadar ataupun engga

Mamah gue ngga ngerasa anak-anak durhaka. 

Tapi JIN cari celah dari Manjanya anak 

Ibu Peruqyah: oh... Ini mah gampang Jin musnahnya

Mamah... Mamah...

Jin: Iya

Aku: Peluk Diana mah, cium Diana.

Jin: JANGAN!!!!!

TERNYATA obatnya kasih sayang Mamah.obatnya itu gengs.JIN itu langsung musnah, dan keluarga besar yang nyaksiin, semua nangis.terharu semua liat gue dan Mamah gue.

Habis itu, gue pingsan, tapi langsung bangun dan muntah. Oya, setiap JIN yang keluar dari badan gue, gue Muntah gengs.setiap JIN, jadi ya gue siapin Kantong Plastik dan Tisu. 

Karena Luar biasa reaksi gue yang ngga di duga-duga. Udah gue bangun. yang gue liat mata tertuju sama gue. Gue sadar? Engga gengs.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"