Cara Menghilangkan Santet Tanah Kuburan yang Bikin Tempat Usaha Jadi Sepi

Cara Menghilangkan Santet Tanah Kuburan yang Bikin Tempat Usaha Jadi Sepi

Santet tanah kuburan adalah jenis santet yang menggunakan media tanah kuburan. Biasanya santet ini tidak menyerang orang, melainkan tempat usaha seseorang. Orang yang mengirimkan santet tanah kuburan memiliki rencana jahat agar korban santet usahanya tutup dan gulung tikar. Lalu bagaimana cara menghilangkan santet tanah kuburan?

Praktisi kejawen bernama Dewi Sundari mengatakan bahwa tanah kuburan sebagai media santet lebih dulu diberikan mantra khusus. Setelah itu tanah kuburan dilemparkan ke depan tempat usaha yang menjadi target. Untuk menambah kekuatan, tanah kuburan akan dicampurkan dengan kotoran atau darah hewan.

Kotoran dan darah hewan yang tercampur dengan tanah kuburan menimbulkan aroma busuk dan tidak enak di tempat usaha itu. Alhasil membuat orang yang datang ke tempat itu menjadi tidak nyaman dan terganggu karena aroma tersebut. Kondisi itu membuat tempat usaha menjadi sepi.

Cara Menghilangkan Santet Tanah Kuburan (Kumparan.com)

Dewi mengatakan cara menghilangkan santet tanah kuburan bisa dilakukan beberapa cara. Yang pertama untuk yang beragama Islam bisa melakukan salat hajat 2 rakaat pada pukul 3 pagi untuk bisa menghilangkan pengaruh buruk dari sihir. Untuk yang bukan beragama Islam, dipersilahkan melakukan meditasi atau berdoa menurut keyakinan di jam 3 pagi.

Lalu siapkan segenggam garam kasar dan memasukkannya ke dalam ember dan diaduk. Garam dicampurkan dengan air hangat agar cepat larut ke air. Kemudian hadap ke arah kiblat dan telunjuk dimasukkan ke dalam campuran air garam sambil mengadut rata dan larut. Kemudian sambil mengucapkan ayat Al ikhlas, Al Falaq, An-Nas, Al Fatihah. Untuk yang bukan beragama Islam bisa berdoa sesuai keyakinannya.

Kemudian setelah itu bawa air campuran garam itu ke tempat usaha anda. Lalu siram air garam ke beberapa titik di tempat usaha, seperti bagian depan, samping, belakang, bahkan atas di genteng. Usahakan air disiram di tempat tanah kuburan diletakkan pertama kali. Lakukan cara itu sebanyak 7 kali selama 7 hari berturut-turut.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"