Anak Susi ART Ferdy Sambo Malu Keluar Rumah Setelah Sang Ibu Jadi Saksi di Persidangan

Anak Susi ART Ferdy Sambo Malu Keluar Rumah Setelah Sang Ibu Jadi Saksi di Persidangan

Susi ART Ferdy Sambo sudah memberikan keterangan sebagai saksi di persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J. Sayangnya banyak orang yang kecewa dengan sikap Susi yang diduga banyak berbohong ketika memberikan kesaksian. Bahkan Bharada E atau Richard Eliezer pun menyebut banyak keterangan Susi yang tidak benar.

Susi ternyata sudah memiliki dua orang anak, masing-masing berusia 7 tahun dan 6 tahun. Selama Susi bekerja di Jakarta sebagai ART Sambo, dua anaknya tinggal bersama suami Susi, Kujaeni yang tinggal di sebuah desa di Wonosobo, Jawa Tengah.

Melansir dari iNews, kedua anak Susi itu mendadak takut keluar rumah karena malu masuk sekolah setelah Susi muncul di televisi jadi saksi kasus dugaan pembunuhan berencana. Padahal anak-anak sangat kangen dengan sosok ibu mereka yang sekitar setahun lamanya tidak pulang ke rumah.

Anak Susi ART Ferdy Sambo Malu Keluar Rumah Setelah Sang Ibu Jadi Saksi di Persidangan (Serambinews.com)

Susi menjadi tulang punggung keluarga. Kondisi ekonomi yang sulit membuat Susi rela kerja di Jakarta meninggalkan suami dan anak-anaknya. Suami Susi mengatakan bahwa selama ini Susi tidak pernah cerita soal permasalahan yang ia alami di Jakarta, termasuk Susi dipanggil untuk jadi saksi di persidangan. 

Kujaeni mengatakan terakhir sang istri menelepon untuk bertanya kabar anak-anaknya dan mengirimkan uang sebesar Rp 500 ribu untuk keperluan keluarga di kampung. “Paling saya telepon kasih tahu kalau uang untuk anak-anak habis. Saya minta kiriman,” kata Kujaeni. 

Terkait Susi yang jadi saksi kasus di persidangan, Kujaeni berharap agar Susi memberikan keterangan dengan jujur dan tidak perlu berbohong. Menurut suami Susi sebaiknya dia membela dirinya sendiri dan keluarga, bukan malah membela orang lain yang dikhawatirkan malah bisa membuat Susi terjerat.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"