Menghilangkan Komedo dengan Pasta Gigi, Fakta atau Mitos Ya? Simak Ulasannya, Ladies!

Menghilangkan Komedo dengan Pasta Gigi, Fakta atau Mitos Ya? Simak Ulasannya, Ladies!

Rasanya, semua orang ingin mempunyai wajah mulus, bersih, nan kinclong bak artis-artis Korea, ya! Namun, komedo membandel di wajah mampu membuat beberapa orang tidak percaya diri dan harapa punya wajah mulus pun musnah sudah.

Mengatasi komedo pun tidak mudah. Malah, banyak orang yang memencet-mencet komedonya, entah karena niat membersihkan, iseng, atau tangannya tidak bisa diam. Wah, jangan begitu, ya, Gengs! Hal itu justru bisa membuat lecet kulit wajahmu, lho.

Ada yang mengatakan bahwa komedo bisa dibasmi menggunakan pasta gigi. Benarkah demikian? Beberapa orang memang mempraktikkannya, sih. Tapi, sebenarnya cara ini efektif nggak, sih?

Nah, dilansir dari Alodokter, lantaran mengandung baking soda, pasta gigi dianggap ampuh untuk membersihkan komedo. Wah, ini seperti mendapat cahaya harapan, ya, kan? Sebab baking soda, termasuk bahan alami yang dipercaya punya banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Ilustrasi Menghilangkan Komedo (BliBli)

Selain diklaim mampu mengeringkan komedo, baking soda pada pasta gigi juga dianggap mampu membunuh bakteri, mengecilkan pori-pori yang tersumbat, dan mengempeskan dan mengeringkan jerawat hanya dengan mengoleskannya. Harapannya, sih, wajah akan kembali mulus dan kinclong.

Kendati begitu, para ahli tidak merekomendasikan merawat kulit wajah yang berjerawat maupun berkomedo menggunakan pasta gigi, ya! Sebab, beberapa kandungan dalam pasta gigi mampu membuat kulit iritasi. Waduh!

Apa saja kandungan pasta gigi yang menimbulkan iritasi?

Berbagai zat yang bisa bikin iritasi, antara lain alkohol, hidrogen peroksida, triklosan, dan mentol. Berbagai kandungan itu dikhawatirkan akan memperparah masalah kulit, terlebih bagi orang dengan jenis kulit kering dan sensitif.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"