Bangga Punya Pasangan Cantik atau Tampan, Tahan Dulu!

Bangga Punya Pasangan Cantik atau Tampan, Tahan Dulu!

Seseorang dengan wajah yang menarik memang tampak memiliki banyak kelebihan. Bisa saja kita bangga; kita juga bisa mengumumkan atau bahkan memamerkan kemana-mana bahwa orang yang masuk dalam kriteria tersebut adalah pasangan kita.

Tapi baru-baru ini, sebuah penelitian dilakukan untuk menemukan relasi antara daya tarik fisik dengan harapan hidup dan tingkat kepuasan. Studi ini dilakukan oleh Christine Ma-Kellams, seorang ahli psikologi sosial Harvard yang ingin menguak mengapa banyak selebriti berwajah cantik atau tampan justru mengalami kegagalan dalam rumah tangganya.

Eksperimen itu membuktikan relasi antara paras menarik dengan ketidak-langgengan sebuah hubungan. Ma-Kellams menelusuri status pernikahan pria yang tercantum dalam buku tahunan sekolah 70-an dan 80-an. Hasilnya, orang yang berparas menarik, yang sebelumnya dinilai menarik oleh dua partisipan, punya kemungkinan mengalami perceraian.

Ma-Kellams juga meneliti kalangan selebritas. Selebriti yang paling menarik juga menunjukkan hasil serupa. Pada kasus lain, salah seorang dari pasangan dengan paras tampan atau cantik punya kemungkinan pula untuk mencari orang lain yang lebih menarik. Wanita dengan paras cantik menjadi catatan penting dalam penelitian ini.

Sementara untuk kepuasan hubungan, Ma-Kellams memperlihatkan foto untuk diperbandingkan dengan partisipannya. Hasilnya, mereka yang merasa lebih menarik menganggap pasangannya juga menarik. Begitu pula sebaliknya.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"