Kyuhyun Super Junior Klarifikasi Rumor Dapat Uang Sogokan Dari Antenna Untuk Keluar SM Entertainment

Kyuhyun Super Junior Klarifikasi Rumor Dapat Uang Sogokan Dari Antenna Untuk Keluar SM Entertainment

Kyuhyun Super Junior mengejutkan publik dengan keputusannya untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan SM Entertainment (SM) setelah 18 tahun bernaung pada Juli 2023. Tak lama setelahnya, Kyuhyun bergabung dengan Antenna.

Kepindahan Kyuhyun Super Junior yang mendadak ini pun memicu rumor tidak sedap. Di mana, publik menduga bahwa Kyuhyun sengaja hengkang dari SM yang sudah membesarkan namanya karena mendapat sogokan dari Antenna.

Terkait hal ini, Kyuhyun Super Junior memberikan tanggapan. Saat tampil sebagai bintang tamu di acara Knowing Brothers, member termuda Super Junior itu dengan tegas membantah isu yang menurutnya tidak memiliki bukti pasti tersebut.

Kyuhyun Putuskan Hengkang Dari SM Setelah 18 Tahun (Instagram)

Idol kelahiran 1988 itu lantas mengungkap alasan sebenarnya dia memilih keluar dari SM Entertainment. Kyuhyun menyebut dirinya memutuskan hengkang karena ingin mencoba untuk menghadapi tantangan yang lebih banyak.

"(Ada rumor aku menerima uang dari Antenna) Faktanya aku tidak dibayar sama sekali. Aku sudah di sana (SM) selama 18 tahun. Kalau aku menandatangani kontrak lagi, aku akan menghabiskan waktu 40-an ku di sana. Sedangkan aku ingin menghadapi lebih banyak tantangan di akhir usia 30-an," terang Kyuhyun.

Lebih lanjut, pelantun At Gwanghwamun ini mengaku awalnya dia berniat untuk mendirikan agensi sendiri. Akan tetapi, niat ini diurungkan oleh Kyuhyun lantaran Antenna berhasil membujuknya untuk bergabung dengan perusahan mereka.

"Aku melakukan banyak kegiatan seperti musikal, menyanyi dan tidak banyak perusahaan yang melakukan semua hal ini bersama-sama. Awalnya aku mencoba mendirikan perusahaan sendiri, tapi aku dibujuk (oleh Antenna) saat berkeliling untuk meminta nasihat," imbuhnya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"