Bagi yang belum tahu, pastor dan pendeta kadang disebut sama. Padahal agama pastor dan pendeta saja sudah berbeda. Meskipun pastor dan pendeta sama-sama memimpin ibadah di gereja. Lalu sebenarnya apa perbedaan pastor dan pendeta yang paling gampang untuk dibedakan?
1. Agama
Pastor dan pendeta berbeda dari agama yang mereka anut. Pastor beragama Katolik sementara pendeta beragama Kristen Protestan. Mereka biasanya memimpin ibadah misa dan kebaktian dalam gereja, pastor di gereja Katolik dan pendeta di gereja Kristen Protestan.
2. Jenis Kelamin
Seseorang yang menjadi pastor harus berjenis kelamin laki-laki. Berbeda dengan pastor yang wajib laki-laki, pendeta tidak mengharuskan laki-laki karena wanita juga bisa menjadi pendeta.
3. Status Pernikahan
Selama menjalani pilihan hidup menggereja sebagai pastor, seorang pastor dilarang untuk menikah dan harus menjalani hidup selibat. Bila pastor dilarang menikah, pendeta diperbolehkan untuk melangsungkan pernikahan dan membangun rumah tangga, termausk memiliki anak.
4. Pendidikan
Untuk menjadi pastor dan pendeta memang harus melakukan serangkaian pendidikan lebih dulu. Sebelum ditabhiskan jadi pastor, seseorang harus belajar di Seminari dalam kurun waktu yang lumayan lama dalam rentang 9-12 tahun. Bagaimana dengan pendeta? Pendeta juga harus belajar dengan menempuh pendidikan khusus di Sekolah Teologi jurusan pendeta. Waktu yang ditempuh tidak selama pastor.
5. Waktu Bertugas
Setiap pastor dalam bertugas diatur oleh Konggregrasi. Biasanya pastor hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain. Misalnya selama 3-5 tahun seorang pastor ditugaskan untuk menjalani tugasnya di sebuah gereja di kawasan Jawa Tengah.
Bisa jadi setelah itu, pastor tersebut akan ditempatkan ke daerah lain di Indonesia, bahkan luar negeri. Sementara itu pendeta biasanya akan memiliki hak bertugas di satu gereja secara penuh dan tidak bertugas berpindah-pindah.