Penyebab Gedung Menara Saidah Kosong, Ternyata Bukan karena Angker

Penyebab Gedung Menara Saidah Kosong, Ternyata Bukan karena Angker

Banyak percaya gedung Menara Saidah angker sehingga menjadi kosong. Tapi jangan salah karena gedung yang berlokasi di Jalan MT.Haryono itu menjadi terbengkalai bukan karena gangguan makhluk halus. Justru gedung ini kosong lebih dulu barulah banyak cerita angker di dalam gedung itu.

Menara Saidah kosong sejak 2007 atau sudah 16 tahun. Penyebab gedung ini kosong dipicu masalah struktural bangunan. Kondisi bangunan miring dan dianggap membahayakan orang-orang yang bekerja di dalamnya. Banyak perusahaan yang berkantor di dalam Menara Saidah tak mau ambil risiko karena menyangkut keselamatan.

Kabarnya sejak awal pembangunan gedung, banyak pihak yang sudah menentang karena pengelola dianggap tidak mendengarkan aturan-aturan untuk membangun gedung bertingkat di Jakarta. Akhirnya dipaksakan malah mengancam keselamatan banyak orang. Masalah manajemen pengelola gedung diduga jadi penyebab berikutnya.

Gedung Menara Saidah (Sukabumi Update)

Manajemen atau pengelola gedung Menara Saidah adalah perusahaan milik keluarga. Kabarnya banyak aturan-aturan dari manajemen yang membuat penyewa gedung tidak nyaman, sehingga satu per satu banyak perusahaan angkat kaki karena tidak cocok dengan kebijakan manajemen Menara Saidah.

Sudah tak berpenghuni selama 16 tahun, ada rencana untuk merobohkan gedung tersebut namun sampai saat ini hal itu hanya sekedar wacana saja. Sudah ada perjanjian kontrak warga dan pengelola gedung soal ganti rugi. Ganti rugi didapatkan penghuni rumah di sekitar Menara Saidah.

Sebab jika gedung ini dirobohkan banyak puing-puing bangunan yang bisa jatuh dan mengenai rumah warga sekitar. Selain puing-puing bisa membuat warga sekitar terganggu, jika dirobohkan, puing bangunan Menara Saidah bisa mengganggu lalu lintas jalanan yang berada di depannya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"