Berdasarkan Sains, Cuaca Dingin Mempengaruhi Kehidupan Cinta

Berdasarkan Sains, Cuaca Dingin Mempengaruhi Kehidupan Cinta

Saat cuaca dingin menyerang, pakaian dan pasangan bisa membuat lebih hangat. Tunggu, jika kamu merasakan perbedaan mood, tingkat aktivitas atau selara makan saat cuaca dingin, itu ternyata alamiah. Lantas, bagaimana cuaca dingin mempengaruhi hubungan asmaramu? Berdasarkan sains, begini pemaparannya.

Kurang mendapatkan cahaya matahari bikin kurang semangat (medium.com)

Dikutip dari Elite Daily, Clarissa Silva menegaskan bahwa kurang mendapatkan matahari bisa membuat seseorang merasa kesepian atau malas jalan bareng pasangan. Clarissa Silva adalah seorang ilmuan yang meneliti tentang kebiasaan dan metode membangun kebiasaan. Lebih lanjut ia mengungkapkan, ketika hari gelap dan suram, beberapa orang akan rentan merasakan kesepian yang disebabkan efek biologis kurang mendapatkannya cahaya matahari. Kurang mendapatkan sinar matahari membuat tubuh membutuhkan vitamin D dan penelitiannya menunjukkan bahwa kekurangan zat tersebut dapat merusak suasana hati. 

Cuaca dingin mengaktifkan mode hibernasi (coldcraft.com)

Menghabiskan malam yang tidak menggairahkan karena cuaca dingin, bikin hubungan dengan pasangan data-datar saja. Nggak ada api, nggak ada inisiatif yang tumbuh. Flat. Berdasarkan rekomendasi dari Shula Melamed, MA, MPH, seorang pelatih kesehatan, penting buat seseorang untuk mengenali kapan dibutuhkan rutinitas yang membuat nyaman. Mungkin seseorang puas dengan hubungan asmara yang kurang menggairahkan, meringkuk dibawah selimut dan 'nggak ngapa-ngapain'. Tetapi, untuk membuat kehidupan cinta mendebarkan, Malamed menyarankan untuk membuat hubungan tetap seksi. Seperti dengan mencoba hal-hal baru di dalam rumah, makan malam dengan lilin sebagai penerangnya atau membicarakan hal-hal yang mengejutkan. 



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"