Lagi-Lagi Ada Kasus Batal Nikah, Perkara Duit Kurang Rp700 Ribu, Pasangan di Palembang Ini Gak Jadi Nikah H-1 Acara

Lagi-Lagi Ada Kasus Batal Nikah, Perkara Duit Kurang Rp700 Ribu, Pasangan di Palembang Ini Gak Jadi Nikah H-1 Acara
Pasangan batal nikah h-1 perkara uang kurang Rp700 ribu (tiktok)

Bukannyo api ehh karno kami membawak para orang tua yang setidaknya harus dihormati dan dihargai. Tapi kami meraso samo sekali dak katek kesan mempelai wanita menghormati para orangtuo kami," terangnya.

Sesuai kesepakatan, uang Rp35 juta pun telah diberikan ke pihak wanita, namun ada yang membuatnya terkejut pasca lamaran.

Sang wanita belum mendaftarkan pernikahan karena uangnya kurang Rp5 juta untuk orangtuanya yang sesuai dengan kesepakatan awal.

Chat antara si perempuan dan sang adik pun dibongkar.

"Kaget pas tau belum didaftar ke KUA karno kurang duit Rp5 juta untuk ngasih orangtua si mempelai wanita," ungkapnya. Tak hanya itu, masih ada tambahan uang lainnya yang diminta pihak perempuan.

Pasangan batal nikah h-1 perkara uang kurang Rp700 ribu (tiktok)

"Pihak wanita minta lagi duit untuk akad, beli ayam kampung sepasang dengan hargo Rp1,5 juta samo anter anteran Rp700 ribu samo duit untuk ngurus buku nikah Rp1,2 juta," jelasnya.

Uang Rp 5 juta yang diminta bukanlah uang mahar, melainkan uang hadiah untuk ibunya.

"Duit Rp5 juta itu untuk ngasih ibunyo sebagai hadiah, bukan termasuk mahar," ujarnya.

H-1 pernikahan, pihak perempuan menagih uang kekurangan tersebut sebesar Rp 6,7 juta.

"Pas H-1 pihak wanita mintak duit yang kurang 6,7 juta. Dikasihlah samo wong tuo (orangtua) aku tadi Rp6 juta kurang Rp700 ribu. Kendak ati wong tuo aku tadi, peganglah dulu duit Rp6 juta itu, Rp700 ribu nya nanti dikasih lagi.

(Orang tua saya berharap, peganglah dulu Rp6 juta itu, Rp700 ribu menyusul)," terangnya.

Tak terima dengan kesepakatan itu, calon mempelai wanita itu membanting pintu.

"Yang kami saket bikin hati, mempelai wanita membanting pintu sambil ngoceh (ngomel) dak galak kurang duit itu (tak mau kurang uang tersebut," kata sang kakak.

Adanya perlakuan itu membuat keluarga pria keluar dari rumah wanita itu karena merasa sakit hati.

"Kami kelar dari rumah calon wanita itu, ibu aku sampe nangis dibuatnyo, akhirnya kami sekeluarga sepakat untuk batalke pernikahan adek aku karena kami di sini ngeraso dak dihargoi dan diperas oleh pihak wanita," ujarnya.

Sang kakak pun membagikan foto undangan dan souvenir untuk acara ngunduh mantu di bulan Januari di Palembang dan semua sudah dipersiapkan.

"Sebaik-baiknya rencana manusia, pasti ada rencana Allah SWT yang lebih baik," tukasnya.

Sampai saat ini, masih belum diketahui pasti bagaimana fakta peristiwa tersebut.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"