Kepala Rutan Serang Dimutasi, Terkait Nikita Mirzani?

Kepala Rutan Serang Dimutasi, Terkait Nikita Mirzani?

Kepala Rutan Serang dimutasi. Beliau adalah Dody Naksabani yang menjadi Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Banten. Kabar Dody diganti diduga dikaitkan dengan kasus Nikita Mirzani dimana Nikita memang ditahan di Rutan tersebut sejak 25 Oktober 2022 silam karena diduga langgar UU ITE dan pencemaran nama baik.

Dilansir dari akun Instagram @rutanserang_banten, terdapat postingan yang menyebutkan Dody kini tidak lagi menjabat sebagai Kepala Rutan Serang. “Keluarga besar Rutan Serang Mengucapkan Selamat dan sukses selalu atas jabatan barunya bapak dody naksabani sebagai kepala pengamanan lembaga pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cirebon,” tulis postingan itu.

Saat berita ini ditulis belum diketahui siapa sosok pengganti Dody yang akan menjadi Kepala Rutan Serang yang baru. Proses perpindahan yang dialami Dody memang hal biasa. Meskipun timbul pertanyaan apakah perpindahan Dody terkait kasus Nikita Mirzani atau tidak?

Kepala Rutan Serang Dimutasi, Apakah Terkait Nikita Mirzani (Instagram @rutanserang_banten)

Seperti diketahui kondisi kesehatan Nikita sempat memburuk setelah menjalani penahanan di Rutan. Sempat berobat di klinik dalam Rutan namun Nikita tak juga kunjung sembuh hingga pihak Rutan akhirnya meminta Nikita dirujuk ke rumah sakit. 

Ibu tiga anak ini mengalami masalah pada bagian punggungnya. Nikita dibawa ke rumah sakit guna menjalani perawatan. Nikita pun dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Bhayangkara Serang. Pada Sabtu (5/11) sore hari Nikita pun sudah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit ke Rutan.

Sahabat Nikita, Fitri Salhuteru mengatakan bahwa gangguan pada punggung Nikita memang sudah lama dia alami. Pihak rumah sakit bahkan meminta Nikita untuk tetap berada di rumah sakit sampai kondisinya benar-benar membaik. Namun Nikita memutuskan untuk cepat-cepat kembali ke Rutan dan memilih melakukan pemulihan dan istirahat di Rutan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"