Kata Siapa Vape Lebih Sehat dari Rokok Tembakau? Berikut Ini Bahaya Vape yang Perlu Kamu Tahu!

Kata Siapa Vape Lebih Sehat dari Rokok Tembakau? Berikut Ini Bahaya Vape yang Perlu Kamu Tahu!

# Apakah Vape Lebih Buruk dari Rokok Tembakau?

Vaping sering dianggap lebih aman daripada merokok, tetapi vaping juga menyebabkan masalah kesehatan. Vaping dan merokok sama-sama membuat ketagihan dan membawa bahan kimia yang berpotensi berbahaya ke dalam tubuh. 

Partikel yang dihirup saat menguap dapat menyebabkan peradangan (pembengkakan) dan iritasi pada paru-paru. Ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru seperti jaringan parut dan penyempitan saluran yang membawa udara masuk dan keluar dari paru-paru. Meskipun begitu, para peneliti belum mengetahui semua efek vaping pada tubuh.

# Apa Bahaya Vape?

# Apa Bahaya Vape? Korban rokok vape

Bahaya vape ternyata banyak juga loh! Misalnya seperti kerusakan paru-paru dan organ lainnya, masalah pernapasan, kecanduan, dan lainnya. Orang cenderung menganggap vaping sebagai "lebih aman" daripada merokok, padahal itu tidak aman.

Penyebab masalah vaping meliputi:

1. Asma. Vaping dapat membuat lebih mungkin terkena asma dan kondisi paru-paru lainnya. Ini dapat memperburuk asma Anda yang ada.

2. Paru-paru parut. Diacetyl, bahan kimia yang digunakan dalam beberapa perasa, dapat menyebabkan obliterans bronkiolitis ("paru-paru popcorn"). Bronchiolitis obliterans menyebabkan jaringan parut permanen di paru-paru Anda.

3. Kerusakan organ. Selain paru-paru Anda, nikotin dan zat lain dalam e-liquid dapat melukai jantung dan otak Anda. Kami tahu nikotin dapat merusak perkembangan otak, meningkatkan tekanan darah, dan mempersempit pembuluh darah Anda.

4. EVALI (e-rokok, atau vaping, penggunaan produk terkait cedera paru-paru). EVALI adalah kondisi paru-paru serius yang disebabkan oleh vaping. Ini menyebabkan kerusakan luas pada paru-paru dan memberi gejala seperti batuk, sesak napas, dan nyeri dada. EVALI bisa berakibat fatal.

5. Kecanduan. Nikotin sangat adiktif. Kandungan ini menyebabkan perubahan di otak sehingga seseorang menginginkan lebih banyak nikotin. Kamu mungkin tidak dapat berhenti menguap jika kamu ingin atau jika mulai menyebabkan masalah kesehatan. Bahkan e-liquid yang mengatakan bebas nikotin mengandung sedikit nikotin.

6. Merokok. Banyak orang mulai vaping dan akhirnya merokok, yang mengandung bahan kimia berbahaya dalam jumlah lebih tinggi.

7. Eksposur bekas. Vaping tidak menghasilkan asap, tetapi orang-orang di sekitarmu terpapar nikotin dan bahan kimia lainnya saat kamu vaping.

8. Kanker. Beberapa bahan dalam e-liquid diketahui menyebabkan kanker.

Itu tadi bahaya vaping atau vape yang perlu kamu tahu! Yuk, hidup sehat!



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"