Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Imlek karena Dianggap Bawa Sial, Apa Saja?

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Imlek karena Dianggap Bawa Sial, Apa Saja?

Perayaan Imlek  bukan hanya sekadar perayaan tahun baru biasa. Sama seperti perayaan lainnya, Imlek juga sarat akan makna dan budaya. Dalam kepercayaan etnis Tionghoa, ada beberapa makanan yang tidak boleh disajikan ataupun dimakan saat Imlek.

Hal ini karena makanan tersebut dianggap sebagai pembawa sial. Jadi apabila dilanggar, maka mereka yang memakannya bisa bernasib kurang beruntung sepanjang tahun. Lantas apa saja makanan yang dilarang disantap saat Imlek? Simak daftarnya berikut ini!

1. Sayap Ayam 

Sayap ayam merupakan makanan tidak boleh disajikan saat perayaan Imlek karena dinilai bisa menyebabkan kesialan di tahun depan. Sebab, mengonsumsi olahan sayap ayam diyakini bisa membawa terbang keberuntungan seseorang.

Foto: Ilustrasi Sayap Ayam (Kompas)

2. Labu

Labu juga termasuk makanan yang dilarang dimakan saat Imlek. Hal ini karena pelafalan labu dalam bahasa China yaitu 'gwa' yang memiliki bunyi serupa dengan 'kematian'. Penyebutan itu mirip dengan kata-kata yang berarti hal buruk. Maka dari itu, makanan ini juga dihindari saat Imlek.

3. Kepiting

Kepiting tidak boleh disajikan saat Imlek dikarenakan dari cara jalan kepiting. Di mana, saat hidup kepiting jalannya miring dan tidak maju. Hal ini dipercaya bakal berdampak tidak bisa memberikan kemajuan dan kesuksesan dalam hidup untuk orang yang menyantapnya saat Imlek.

4. Lobster

Serupa dengan kepiting, lobster yang dikenal sebagai makanan mewah ternyata juga dilarang dihidangkan saat perayaan Imlek karena cara jalannya. Lobster diketahui berenang dan bergerak dengan cara mundur bukan maju ke depan. Cara jalannya itu yang dianggap dapat membawa kemunduran atau kegagalan pada hidup seseorang.

5. Makanan Berwarna Putih



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"