"Siapa yang terpikir untuk melakukan promosi ini? Apa yang mereka pertimbangkan untuk memberi penawaran itu?" komentar netizen. "Ini sudah benar-benar keterlaluan, ini termasuk diskriminasi fisik dan fakta bahwa orang-orang yang pergi ke sana adalah penjahat," kata netizen lain.
Melihat keributan yang terjadi di media sosial, pihak bar The Woolshed on Hindley akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Mereka menyadari ada rasa tidak nyaman dan perilaku body shaming yang mereka lakukan dalam promosi tersebut.
Alhasil, pihak manajem bar memutuskan untuk menarik penawaran berupa potongan harga sesuai ukuran bra tersebut dan menggantinya dengan syarat yang lebih manusiawi dan masuk akal. Namun belum diputuskan apa syarat baru tersebut.