Beberapa Makanan Mahal yang Tadinya Murah dan Sepele

Beberapa Makanan Mahal yang Tadinya Murah dan Sepele

Beberapa makanan mahal yang tadinya murah dan sepele. Udah pernah nyobain belom gengs?

Ada beberapa makanan mahal yang tadinya tuh cuma makanan murah. Malah dianggap sepele sama banyak orang di jaman dulu.

Tapi jaman ikut mengubah makanan-makanan ini menjadi sejumlah makanan mewah yang harganya selangit. Kalian caviar atau lobster? Ya, itu dua di antara makanan mahal yang tadinya murah dan sepele.

Biar kalian gak asal makan tanpa tau sejarah di baliknya, kalian simak dulu nih ulasan tentang beberapa makanan mahal yang tadinya makanan murah dan sepele.

#Caviar

#Caviar Caviar dulunya cuma makanan sepele (amazon.com)

Caviar atau telur ikan di jaman sekarang harganya bisa jutaan rupiah gengs per gramnya. Padahal pada abad 19 silam, caviar bisa sangat mudah ditemukan di mana-mana.

Saking banyaknya, makanan mewah ini dibagi-bagikan secara gratis di bar-bar gitu. Tapi sekarang, caviar jadi menu di restoran fine dining dan terkenal banget. Harganya mahal, disajikan sedikit banget~

#Foie gras

#Foie gras Foie gras, hati bebek gemuk, mahal bat ini (independent.co.uk)

Makanan yang satu ini mungkin bisa dibaca 'fwaigra' kali ya (hehehe). Dalam bahasa Prancis, 'foie gras' berarti 'hati gemuk', dan ini adalah salah satu menu makanan mahal yang terkenal.

Makanan ini sebenernya adalah hati angsa yang dibikin gemuk. Sejarahnya, angsa-angsa di jaman Mesir kuno tuh dicekokin makanan terus menerus sampe gemuk. Praktik pemaksaan makan kepada angsa-angsa ini kemudian dilestarikan hingga ke Eropa oleh masyarakat Yahudi di zaman Renaissance.

Foie gras menjadi salah satu makanan masyarakat Yahudi di jaman itu karena dianggap nggak melanggar aturan makan Yahudi. Meski kontroversial, foie gras yang dulunya adalah makanan murah dan sepele, kini berubah jadi makanan mewah yang terkenal. Harganya pun mahal beut.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"