Urban Legend Bali: Dari Hantu Sampai Tempat Angker

Urban Legend Bali: Dari Hantu Sampai Tempat Angker

Bali adalah tempat wisata yang banyak didatangi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Namun di balik keindahan pulau dewata, terdapat cerita menyeramkan tentang urban legend Bali, mulai dari hantu dan tempat angker yang ada di Bali. Berikut ada beberapa cerita tentang urband legend Bali.

Leak

Leak adalah hantu di Bali yang paling terkenal. Menurut kepercayaan, Leak adalah sosok gaib dari manusia yang semasa hidup sering melakukan praktik ilmu hitam. Leak bisa mengubah wujud menjadi apa pun untuk menakut-nakuti manusia. 

Wajah Leak seram, punya gigi taring, lidah menjulur keluar, dan mata melotot. Leak kerap terbang pada malam hari. Selain meneror manusia, untuk menyempurnakan ilmunya maka Leak mencari bayi-bayi yang baru lahir dan menghisap darahnya.

Urban Legend Bali (iNews.ID)

Bojog Selem

Urban legend Bali selanjutnya adalah Bojog Selem. Bojog Selem berarti kera hitam. Sekilas wujud Bojog Selem ini mirip dengan Leak karena sama-sama memiliki gigi taring yang keluar dan wajah menakutkan. Ia juga memiliki kuku-kuku yang panjang dan bisa mencakar mangsanya.

Gregek Tunggek

Gregek Tunggek adalah hantu lokal Bali. Wujudnya perempuan berambut panjang dan memakai pakaian putih. Gregek Tunggek mirip dengan Kuntilanak atau Sundel Bolong. Dia juga suka bermain dengan anak-anak kecil pada malam hari.

Desa Terunyan

Urban Legend Bali berikutnya tentang tempat angker. Desa Terunyan ada di kawasan Kintamani, Bali. Yang membuat desa ini punya keunikkan sekaligus menyeramkan adalah kebiasaan orang meninggal di desa ini tidak dibakar atau menjalani proses ngaben, melainkan jasadnya dimasukkan di dalam tempat khusus di dekat pohon-pohon di desa itu.

Memang makin lama jenazah pasti akan membusuk, tetapi anehnya tidak menimbulkan aroma yang busuk karena tertutup dengan wangi pohon terunyan yang ada di desa tersebut. Proses pemakaman di desa ini sekilas mirip dengan yang dilakukan masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan yang menaruh jenazah di dalam bukit.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"