Serem! Misteri Kejinya Tumbal Proyek sebagai Pelancar Pembangunan, Ini Faktanya

Serem! Misteri Kejinya Tumbal Proyek sebagai Pelancar Pembangunan, Ini Faktanya
Ilustrasi Persembahan untuk Makhluk Halus (Instagram)

"Dulunya tempat itu jadi persembahan dan setelah saya cari tahu, memang ada persembahan 3 kepala kerbau yang dikubur di sudut-sudut lokasi pembangunan, namun ketika jabatan orang tersebut digantikan oleh lainnya, ritual pun berhenti," ujar Guru Besar Tapa Pendam Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan tersebut. 

Akhirnya, ketika kepemimpinan diganti orang lain, tiba-tiba banyak sekali tragedi mengerikan yang terjadi di tempat itu bahkan mengancam nyawa para pekerja. Namun hal itu tidak digubris oleh pemimpinan yang baru sehingga membuat  proyek tersebut seringkali terhambat.

Hingga pada akhirnya, pemimpin proyek yang baru tersebut mengalami kejadian mistis pada dirinya sendiri. Maka dari itu, ia pun sadar jika ada hal yang tidak beres terjadi pada proyek yang ia pimpin.

Kemudian, Ki Geni pun melakukan pembersihan lokasi dan memutus perjanjian tumbal yang sudah terlanjur dilakukan oleh pemimpin sebelumnya. Dengan berbagai ritual dan proses cukup panjang, akhirnya terputuslah ikatan tumbal tersebut. 

"Dalam setiap perjanjian pasti harus ada yang dikorbankan, apalagi ketika manusia menuntut sesuatu kesenangan secara instan kepada makhluk yang bukan semestinya. Makhluk halus kan suka darah, tulang, kotoran, jadi ketika tak ada persembahan untuk mereka, yang lainlah menjadi korban," sambung Ki Geni.

Ki Geni menyatakan jika perjanjian tumbal sangat sulit untuk diakhiri apalagi jika yang bersangkutan sudah tidak ada. Ia pun berpesan kepada orang-orang yang ingin kekayaan atau kesenangan instan untuk berpikir dua kali agar tidak terjerumus risiko yang membahayakan.

Janganlah meminta dan menggantungkan sesuatu pada makhluk selain Allah. Mintalah sesuatu hanya kepada-Nya dengan cara bekerja dan berusaha semampunya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"