Angkernya Koleksi Mobil di Museum Angkut Malang

Angkernya Koleksi Mobil di Museum Angkut Malang

Museum Angkut adalah museum transportasi sekaligus tempat wisata yang lagi hits di Kota Batu, Jawa Timur. Banyak mobil di museum angkut punya cerita tersendiri, termasuk beberapa kendaraan yang disebut angker karena menyimpan sejuta misteri. Seperti apa cerita menyeramkan mobil di Museum Angkut?

Di salah satu ruangan di Museum Angkut terparkir kendaraan ambulans. Menurut penjaga museum ambulans itu menjadi kendaraan paling seram jika dibandingkan dengan kendaraan lainnya. Konon dulunya ambulans itu sering dipakai untuk mengantarkan jenazah menuju pemakaman sehingga aura mistis masih tertinggal.

Dikutip dari Merdeka, Manager Operasional Museum Angkut Batu, Titik S Ariyanto menjelaskan bahwa mayoritas mobil di museum dalam keadaan rekondisi, banyak kendaraan yang rusak parah akibat kecelakaan yang menyebabkan penumpang atau pengemudi meninggal dunia. 

oleksi Mobil di Museum Angkut Malang (Parboaboa)

Di Museum Angkut juga ada kerata-kerata kerajaan yang sudah berusia ratusan tahun. Kereta tersebut sangat bernilai sejarah.Di malam-malam tertentu kereta kerajaan itu harus dibersihkan dengan cara yang tidak sembarangan. Kabarnya para petugas usai membersihkan kereta-kereta itu sering bermimpi aneh.

Ada juga cerita yang nggak kalah seram yakni mobil Land Rover tahun 1958. Mobil itu pernah digunakan Lady Diana dan Pangeran Charles saat mereka masih bersama sebagai suami istri dalam sebuah parade. Menurut petugas di museum, dari dalam mobil itu sering terdengar suara-suara gaib tapi bukan orang bicara pakai bahasa Indonesia.

Diduga suara itu diucapkan oleh arwah penunggu mobil yang semasa hidupnya tinggal di Inggris dan punya cerita dengan mobil Land Rover itu. Selain terdengar suara-suara, klakson mobil itu sering tiba-tiba berbunyi padahal tidak ada seorang pun di dalam mobil.  Bahkan pintu mobil juga suka terbuka dan tertutup sendirinya.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"