Bagaimana rasanya menjadi individu terakhir dari satu spesies yang akhirnya punah. Mungkin kalian perlu mengenal siput dari Hawaii ini.

Pernahkah kalian mendengar cerita tentang siput paling kesepian di dunia? Cerita ini bukanlah dongeng, namun cerita nyata yang sungguh-sungguh terjadi. Siput yang mendapatkan gelar ini adalah George, individu terakhir dari spesies siput pohon Hawaii. Bertepatan dengan awal tahun 2019, George mati di tanggal 1 Januari 2019, dalam usia 14 tahun.

Dengan matinya George, spesies siput pohon Hawaii Achatinella apexfulva dinyatakan punah. George lahir di penangkaran Universitas Hawaii di Manoa, sekitar awal tahun 2000-an. Tidak lama setelahnya, seluruh individu dari spesies siput ini wafat. Sejak itulah George disebut sebagai siput paling kesepian di dunia.

Siput terakhir yang punah (honolulumagazine.com)

Siput ini adalah hewan hemaprodit, artinya seekor siput bisa memiliki dua jenis kelamin, yaitu jantan dan betina. Maka itu, untuk bisa berkembang biak, peneliti berusaha mencarikan siput pohon Hawaii lainnya untuk menjadi pasangan George. Namun selama bertahun-tahun, peneliti tidak berhasil menemukan satu pun pasangan untuknya.

Menurut ilmuwan, binatang kecil seperi siput seringkali disepelekan. Padahal siput ini merupakan satwa asli dari Hawaii. Siput ini juga menjadi bagian dari legenda Hawai yang menggambarkan suara hutan. O iya, sekitar abad ke-19, ada sekitar 752 jenis siput di Hawaii.

Siput terakhir yang punah (newscientist.com)

Satwa-satwa di Hawaii memang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak perubahan iklim. Selain itu, ada juga predator yang banyak memangsa hewan dan serangga asli Hawaii. Siput sendiri mulai banyak yang punah sejak abad ke-10, saat banyak spesies dari berbagai belahan dunia yang dibawa ke Hawaii. Misalnya ada siput Afrika raksasa yang hidup dengan memakan siput lainnya. Saat ini, ilmuwan berusaha menyelamatkan siput asli Hawaii lainnya, agar tidak terjadi kepunahan.

Cangkang dan tubuh George juga diawetkan dan dibawa ke Kebun Binatang Beku San Diego dengan harapan suatu hari ilmuwan bisa mengkloningnya. Selamat jalan, George, siput paling kesepian di dunia.

Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna



Facebook Conversations