Dari kejadian yang menimpa bus pariwisata itu, Rian Mahendra memberikan pesan kepada sopir bus untuk tidak berada di luar bus ketika bus dalam kondisi mesin menyala dan terparkir. “Apalagi ditempat2 yg rawan seperti turunan,” kata Rian Mahendra.
Termasuk melarang siapa saja untuk duduk di kursi sopir bus atau di dekat kabin depan bus agar tidak melakukan sabotase seperti yang dialami bus pariwisata masuk jurang di Guci Tegal. “Sesama penumpang juga harus bisa menegur atau mengingatkan agar hal2 semacam ini tidak terjadi lagi,” tutupnya.