WhatsApp Tambahkan Fitur Privasi untuk Blokir Undangan Grup Chat

WhatsApp Tambahkan Fitur Privasi untuk Blokir Undangan Grup Chat

Fitur privasi baru untuk blokir undangan dari grup chat nggak jelas sudah ditambahkan WhatsApp. Selamat tinggal grup-grup nggak mutu penuh ghibah.

Relasimu dengan WhatsApp bisa dibilang benci tapi mencinta, jika kamu bukan generasi z yang lebih senang menggunakan Line. Selain memberimu kemudahan untuk berkomunikasi, aplikasi berkirim pesan ini kerap hadir sebagai momok dalam bentuk grup chat.

Siapa sih yang nggak bete tiba-tiba dimasukin grup chat yang nggak jelas (baca: grup keluarga). Tapi sekarang WhatsApp telah memberi lebih banyak cara untuk memblokir orang agar tidak menambahkan nomermu ke grup-grup semacam itu.

WhatsApp tambahkan fitur privasi blokir undangan grup chat (engadget.com)

Dalam pengaturan privasi yang diperbarui, ditambahkan opsi untuk menentukan siapa saja yang bisa menarikmu masuk ke dalam sebuah grup chat. Opsinya ada tiga; semua orang (default), kontak saya, "kontak saya kecuali". 

Opsi ini akan mencegah orang-orang asing, tetapi menyimpan nomer WhatsApp-mu untuk menambahkannya pada grup chat, termasuk orang-orang dalam kontakmu yang sudah kamu cegah lewat pengaturan privasi tersebut. Jadi kamu tak lagi harus masuk ke grup chat pertemanan atau keluarga yang digunakan untuk membahas politik, ghibah, atau promosi online shop tanpa seizin kalian.

Meski tidak bisa secara langsung menambahkan, admin grup chat yang sudah terlebih dulu kamu blokir, masih dapat mengirim undangan pribadi melalui obrolan individual. Undangan tersebut akan hilang setelah tiga hari, sehingga kalian dapat mengabaikannya jika tidak ingin merespon.

WhatsApp tambahkan fitur privasi blokir undangan grup chat (palembang.tribunnews.com)

Fitur privasi ini seharusnya sudah aktif di Android dan iOS jika kalian sudah mengupdate aplikasi WhatsApp saat ini. Keberadaanya menjadi penegas bahwa undangan grup chat yang tidak diinginkan masih menjadi masalah.

Dan juga bisa dianggap sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dari perusahaan untuk melawan berita palsu yang biasanya beredar lewat grup chat. 

Kesempatan bagi orang untuk menyebarkan informasi yang salah harus dikurangi terus menerus. Dan dengan ini kalian bisa membuat WhatsApp tak perlu menerima pesan-pesan berisi kebohongan tersebut.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"