Samsung Perbaiki Masalah Fitur Keamanan Sensor Sidik Jari Galaxy

Samsung Perbaiki Masalah Fitur Keamanan Sensor Sidik Jari Galaxy

Samsung akhirnya segera bertindak untuk memenuhi janjinya memperbaiki kelemahan fitur keamanan pembaca sidik jari. 

Perusahaan teknologi tersebut menyampaikan pemilik Galaxy S10, S10 +, Note 10 dan Note 10+ akan mendapat kiriman pemberitahuan terkait patch "dalam waktu kurang dari 24 jam".

Namun hanya bagi pemilik yang telah meregistrasi sidik jari di perangkat mereka. Jadi sebelum akhir pekan ini seharusnya masalah tersebut sudah terselesaikan dengan baik.

Samsung akan perbaiki masalah fitur keamanan sidik jari Galaxy (engadget.com)

Bagi yang belum familiar dengan kelemahan ini pada dasarnya sistem tersebut tak berjalan jika layar ponsel ditambah screen protector. 

Semua sidik jari akan dianggap sama, sehingga ponsel bisa dibuka oleh siapapun. Diperkirakan bahwa silikon di pelindung layar menyebabkan masalah dengan sensor ultrasonik.

Samsung juga meminta siapa pun yang telah menggunakan ponsel dengan pelindung layar untuk menghapus dan mendaftarkan kembali sidik jari mereka tanpa memasang pelindung. Karena bisa jadi sistem menyimpan informasi yang salah terkait sidik jari pemilik ponsel.

Jika kalian salah satu dari sekian banyak pemilik iPhone yang mendapatkan pembaruan, kalian tidak akan dapat menghindarinya. Notifikasi akan terus datang hingga kalian menginstal perbaikan keamanan tersebut.

Ini adalah respon yang sangat cepat, dan bisa dibilang sangat diperlukan. Secara teori, siapa pun dapat membuka kunci S10 atau Note 10 jika ponsel tersebut memasang penutup layar murahan. 

Perbaikan harus memastikan bahwa ponsel Samsung benar-benar membaca bentuk sidik jari di atas sebuah permukaan bening. Bukan sekedar tekstur yang menyerupai jari seseorang.

Samsung akan perbaiki masalah fitur keamanan sidik jari Galaxy (engadget.com)

Sekalipun kelemahan ini tidak mendatangkan banyak permasalahan dalam ranah publik, tetapi yang jelas merusak klaim keamanan Samsung. 

Dan lebih penting lagi ia memiliki konsekuensi yang cukup tinggi. Banyak bank bahkan menghapus dukungan login dengan sidik jari sebagai tindakan pencegahan. 

Jika Samsung tidak menambal ini dengan cepat, permasalahan ini bisa dengan mudah merembet ke mana-mana.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"