5 Deretan Perusahaan Kripto Bangkrut, Siapa Saja?

5 Deretan Perusahaan Kripto Bangkrut, Siapa Saja?

2. Voyager Digital

Berikutnya ada Voyager Digital asal Kanada yang juga bangkrut setelah terjadinya volatilitas pasar kripto maupun jatuhnya hedge fund yang meminjam dana ke perusahaan.

Dikutip dari CNBC Internasional, Voyager mulai melakukan proses kebangkrutan mereka di Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Selatan New York. mereka mengajukan daftar aset dan kewajiban masing-masing sekitar US$1 miliar atau setara Rp15,6 triliun (asumsi kurs Rp15.600 per dolar AS) dan US$10 miliar atau Rp156 triliun.

Dilansir dari CNBC, perusahaan mengatakan memiliki sekitar US$1,3 miliar atau Rp20,3 triliun kripto di platformnya. 

Mereka juga memegang lebih uang US$350 juta atau Rp5,4 triliun uang tunai atas nama pelanggan di Metropolitan Commercial Bank New York. Termasuk US$650 juta stsu Rp10,1 triliun dari Voyager.

Voyager mendapatkan kerugian besar karena eksposurnya ke dana lindung nilai kripto Three Arrows Capital yang bangkrut beberapa minggu sebelumnya setelah tidak bisa membayar pinjaman di beberapa perusahaan industri.

3. Celsius

3. Celsius Beberapa perusahaan kripto yang bangkrut di tahun 2022 (detik)

Selanjutnya ada kripto Celsius yang merupakan perusahaan kripto yang bangkrut sejak Juli 2022 lalu.

Saat itu mereka mengajukan kebangkrutan melalui UU Kepailitan AS Bab 11, dalam artian mereka mau perlindungan agar tetap bisa beroperasi walau sudah pailit.

Celsius juga menyatakan jika mereka terus berusaha untuk menstabilkan bisnisnya dengan melakukan restrukturisasi.

Pendiri Celsius salah satunya adalah Alex Mashinsky. Celsius kabarnya punya kas sebesar  US$167 juta atau Rp2,4 triliun untuk mendukung operasi sementara. 

Baca juga: Mengenal Apa Itu Coinbase, Dompet Kripto Pertama yang Melantai di Bursa Saham



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"