Ubun ubun bayi cekung paling sering dialami saat kondisi dehidrasi ataupun kekurangan gizi. Eits, jangan khawatir, untuk tau apa yang mesti kamu lakuin, simak penjelasan di bawah ini.

Ubun ubun bayi cekung merupakan kondisi yang dialami bayi jika tengah mengalami dehidrasi ataupun kekurangan gizi.

Memiliki buah hati adalah sesuatu yang membahagiakan. Namun, ada pula yang justru kerap dihantui rasa khawatir dan bingung. Hal ini disebabkan akibat belum paham, tentang kondisi bayi yang normal ataupun kondisi abnormal. 

Misalnya, ketika si bayi memiliki kerak kepala, hal ini akan membuat Ibu merasa khawatir. Ubun ubun bayi cekung juga pasti akan membuat ibu yang baru melahirkan merasa panik.

Ibu dan bayi yang baru lahir (porswip.eumroh.com)

Ubun ubun atau fontanela merupakan  bagian kecil yang ada di kepala bayi. Ubun ubun akan lunak dan amat sensitif, tapi ubun ubun dilapisi oleh membran yang kuat kok.

Funsgi ubun ubun adalah untuk memberi perlindungan pada bayi saat proses persalinan lho, sehingga bisa menjadi petunjuk besar tekanan pada otak bayi. Ubun ubun juga penting baget buat pertumbuhan otak bayi.

Ketika kamu mendapati ubun ubun bayi cekung, kamu hanya perlu waspada dan melakukan hal-hal untuk mengatasinya. Seperti dikutip dari Nakita Grid, Seorang dokter yaitu Laura A. Jana dari Amerika Academy of Pediatrics, menjelasakan "Fontanel yang menonjol atau cekung lebih berpotensi menimbulkan masalah, karena dapat dikaitkan dengan penyakit atau dehidrasi, terutama jika bayi memiliki tanda/gejala penyakit".

Ibu panik dengan kondisi bayi ( ugetuget.com )

Ubun ubun bayi cekung menandakan tekanan pada otak yang tinggi moms. Ubun ubun bayi cekung biasanya terjadi ketika si bayi tengah menangis. Dan kamu harus merhatiin, kalo setelah menangis tapi bentuknya tetap cekung, hal itu bisa menandakan terjadinya pembengkakan pada otak.

Nah, saat cekung juga menandakan adanya suatu perubahan yang mesti diwaspadai, yaitu bayi mengalami dehidrasi yang parah, hal ini bisa saja disebabkan karena diare ataupun muntah-muntah.

Yang pertama harus kamu lakuin adalah, tenang dan jangan panik. Kamu hanya perlu segera temui dokter yaa.... Kalo terlalu panik, biasanya malah hanya bingung dan si kecil tak cepat mendapat penanganan yang baik.

Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna



Facebook Conversations