Sebuah Studi Mengungkap Rajin Makan Makanan Pedas Bikin Pikun ... Hah?!

Sebuah Studi Mengungkap Rajin Makan Makanan Pedas Bikin Pikun ... Hah?!

Kata mbak Inul Daratista, sayur nggak pake garam tuh kurang sedap, kurang nikmat. Nah, kalo udah pake garam, selera orang Indonesia kan makan makanan yang pedes nih. Gimana coba kalo makanan nggak pedes? Tetep nikmat nggak?

Buat para pencinta makanan pedas, makanan nggak pake sambel tuh nggak asik ya. Padahal, menurut sebuah studi, rajin makan makanan pedas tuh bikin kita jadi cepet pikun gengs. Hah, serius nih?

Katanya makan makanan pedes bikin pikun, kok bisa? (momjunction.com)

Ya nggak lah, nggak langsung pikun gitu aja gara-gara makan pedas. Kita bisa jadi pikun ketika kita rajin makan makanan pedas saat memasuki usia senja gengs.

Keterkaitan antara makanan pedas dan kepikunan di masa senja diungkap dalam studi yang dilakuakn oleh University of South Australia dan Qatar University.

Studi itu menemukan bahwa konsumsi makanan pedas secara berlebihan bisa memicu perkembangan demensia gengs.

Ada penelitiannya nih tentang hal ini (rover.com)

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, penelitian itu melibatkan sebanyak 4.582 partisipan berusia 55 tahun. Penelitian itu melihat pola makan partisipan berbarengan dengan kemampuan memori mereka.

Hasilnya, partisipan yang terbiasa mengonsumsi lebih dari 50 gram cabe dalam sehari lebih berisik mengalami penurunan daya ingat. Fungsi kognitifnya pun ikut menurun.

"Dalam penelitian ini, kami menemukan efek buruk pada kognisi dan daya ingat orang dewasa atau yang lebih tua akibat cabe," kata Zumin Shi, pimpinan penelitian itu. Terlalu banyak makan makanan pedes, kata Zumin, berisiko memicu pikun.

Nyambel dulu enak nih padahal (Twitter @tamara_blesz)

Penurunan daya ingat lebih signifikan jika kalian yang doyan banget makanan pedes bertubuh ramping. Duh! Analisis penelitian itu menemukan bahwa penurunan daya ingat didorong oleh cabe segar dan kering. Namun, itu terjadi pada lada hitam.

"Cabe adalah salah satu rempah yang paling umum digunakan di dunia dan sangat populer di Asia, dibandingkan dengan negara-negara Eropa," kata Ming Li, peneliti lainnya. Menurut Ming, hampir satu dari tiga orang dewasa di China mengonsumsi makanan pedas setiap hari.

Penelitian ini adalah yang pertama kali menemukan korelasi antara konsumsi cabe dan penurunan daya ingat. Padahal sebelumnya, penelitian menemukan bahwa cabe tuh besar kontrobusinya terhadap perbaikan metabolisme tubuh dan penurunan berat badan.

Tapi kalem, makan aja dulu, penelitiannya belom kelar gengs (msn.com)

Karena ini adalah penelitian pertama, jadi belum diketahui dengan pasti gimana rasa pedes menimbulkan risiko pikun di masa depan. Penelitian lebih lanjut emang diperlukan, asal jangan bikin orang yang doyan makan pedes jadi doyang ngomong pedes juga ya ... hehehe.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"