Lendir Serviks Setelah Pembuahan dan Sebelum Pembuahan, Begini Lho Ulasannya

Lendir Serviks Setelah Pembuahan dan Sebelum Pembuahan, Begini Lho Ulasannya

Lendir serviks setelah pembuahan atau sebelum pembuahan bisa lho kamu cek sendiri. Lendir serviks merupakan cairan yang diproduksi oleh serviks. Lendir ini berfungsi untuk menghalangi bakteri jahat yang hendak masuk ke sistem reproduksi. Lendir akan menjadi penghalang dan oleh karenanya lendir memiliki peran yang vital.

Lendir serviks setelah pembuahan atau sebelumnya bisa juga buat mendeteksi masa kesuburan. Kamu cukup memegang dan memeriksa lendir serviks saat terjadi ovulasi. Hal ini dilakukan biar kamu tau, apakah kamu tengah subur atau tidak. Supaya kamu memiliki kesempatan hamil yang lebih tinggi.

Ketika sudah mendekati ovulasi, maka tingkat ekstrogen akan meningkat dan membuat serviks mengeluarkan banyak lendir. Hal ini disebut dengan  "lendir masa subur" atau lendir serviks putih telur.

Dan, lendir serviks juga akan berubah setelah kamu hamil lho. Jadi lendir serviks juga bisa menentukan, apa kamu sedang hamil atau tidak.

Untuk mengetahui lebih detail, kamu perlu tau cara memeriksa lendir serviks secara mandiri sebelum atau saat hamil. Begini caranya....

1. Cucilah tanganmu hingga bersih

1. Cucilah tanganmu hingga bersih Cucilah tanganmu sebelum melakukan cek (kaskus.co.id)

Karena kamu akan menggunakan tangan, khususnya jari telunjuk dan jari tengah untuk dimasukkan ke dalam vagina, maka kamu harus mencuci tangan terlebih dulu. Sebaiknya memeriksa lendir serviks setelah mandi yaa, buat mastiin kalo seluruh badanmu bersih.

2. Masukkanlah jari ke dalam vagina

Hal kedua yang harus kamu lakukan adalah, memasukkan jarimu ke vagina untuk memeriksa lendir. Kalo kamu sudah memasukkan jari, tapi tak menemukan lendir. Kamu harus lebih dalam lagi memasukkan jarimu. Tak usah takut, ini nggak bahaya kok, lakukanlah secara pelan-pelan. Jangan memakai pelumas, hal itu bisa mengubah tekstur lendir serviks.

3. Atur posisi tubuh

Kamu memerlukan posisi yang senyaman mungkin saat melakukan pemeriksaan lendir. Kalo posisimu tak nyaman, ini bisa membuatmu sakit saat memasukkan jari ke vagina. Ada beberapa posisi yang bisa kamu pilih. Yang pertama adalah jongkok, posisi ini bisa kamu lakukan di kamar mandi atau tempat tidur. Dan yang kedua posisikan kaki di atas, atau kamu juga bisa berbaring.

4. Bukalah jarimu setelah mendapatkan lendir

Kalo kamu pengin melihat lendir usai ovulasi, kamu harus melihat lendir ovulasi. Cirinya adalah lendir bertekstur elastis. Dengan memasukkan lendir ke vagina, kamu akan bisa menilai seberapa sih lengketnya lendir serviksmu.

5. Perhatikan usai mengeluarkan jari

5. Perhatikan usai mengeluarkan jari Melihat lendir di jari (ledisia.com)

Jika lendir menyebar lebih dari 1 inci, tandanya ovulasi. Hal ini bisa menjadi tanda untuk meningkatkan frekuensi dalam hubungan intim. Namun, kalo lendirnya kering dan lengket, itu tanda kamu sedang dalam masa setelah ovulasi.

Lendir serviks selama masa kehamilan

Lendir serviks selama masa kehamilan Masa awal kehamilan (popmama.com)

Setelah terjadinya pembuahan dan berhasil hamil, kamu juga perlu memperhatikan lendir serviks gengs. Saat kamu hamil, maka tubuh akan mengalami banyak sekali perubahan, tak hanya itu, lendir serviks juga akan berubah.

Saat lendir serviks bertekstur putih telur dan juga lengket, maka lendir sedang menciptakan lingkungan sehat untuk kehamilanmu. 

Keadaan tersebut, membuat sperma pria terlindungi dan membuat sperma bisa berenang dengan mudah.

Untuk masa tahap awal kehamilan, lendir serviks akan berwarna kren, putih dan tak berbau, dan disertai warna merah muda atau warna coklat. Hal ini karena ada proses implantasi. Lendir pada masa awal kehamilan juga akan meningkat, dan juga membantu aliran darah vagina. Jadi, kamu tak usah khawatir, karena ini normal dan sehat. 

Demikianlah lendir serviks setelah pembuahan dan sebelum pembuahan yang bisa kamu amati. Mau coba? Ingat cara di atas yaa....

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"