Kamu Bekerja Kantoran? Waspada Dengan 5 Masalah Mental Ini

Kamu Bekerja Kantoran? Waspada Dengan 5 Masalah Mental Ini

Pekerjaan yang nggak selesai dan pekerjaan manumpuk memicu masalah pada mental. Masalah bisa terpicu dari sering lembur, merasa tertekan dan jarang olahraga karena tidak punya waktu tersisa. Apalagi saat dikantor dituntut untuk berpikir keras sehingga merasa tertekan. 

Masalah mental dibawah ini sering dialami oleh para pekerja kantoran. Waspadai ya!

Depresi (vault.com)

Kehilangan semangat, ketertarikan dan merasa sedih dialami seseorang yang mengalami depresi. Secara biologis, penyebabnya adalah perubahan hormon. Sama seperti yang terjadi pada wanita hamil dan menopause. Perubahan yagn terjadi pada proses kimia otak ini berpengaruh pada suasana hati. Suasana hati jadi nggak stabil dan jika terjadi secara berkepanjangan menyebabkan stres atau depresi. Gejala yang mesti diwaspadai adalah sebagai berikuk.

- Merasa tidak punya gairah dan harapan, kadang ingin menangis tanpa sebab yang jelas.

- Susah tidur atau insomnia, bahkan tidur berkepanjangan.

- Mudah lelah dan selera makan menurun.

- Mengalami nyeri di punggung dan sakit kepala. 

- Mudah lupa, susah fokus dan bingung saat membuat keputusan.

- Secara ekstrim, mempunyai pikiran untuk bunuh diri.

Bipolar (cio.com)

Bipolar dapat dikenali tanda-tandanya dengan merasakan gangguan pada suasana hati. Perasaan berlebihan dan pada ekstrimnya mengalami episode mania. Penyebabnya mirip dengan depresi, terjadi perubahan dalam proses kimia otak. Ini berpengaruh pada mekanisme suasana hati yang tidak stabil. Gangguan bipolar pada beberapa kasus dialami oleh pekerja kantoran yang harus berpikir kreatif. 

Pada episode mania dikenali dengan perilaku impulsif. Meledak-ledak dan berlebihan. Tubuh bekerja dangat aktif sehingga tidak merasa butuh istirahat. Dalam kemungkinan terburuk bisa membuat seseorang mengambil keputusan untuk melakukan tindakan berbahaya. 



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"