"Yang sering bilang, 'Makanya aurat, penampilan tuh dijaga, biar gak ngundang nafsu'. Gak gitu gess! Karena gerimis, ane pake mantel baju + celana panjang, tebel, pake balaclava + helm. Cuma kelihatan rambut panjang ane, dikit aja dicelah balaclava-helm. Eh dibegal payudara. Ane laki," tulisnya lagi merasa bingung.
Banu menjelaskan kalau dia berpakaian tertutup bahkan pakai matel dan helm. Tetep aja jadi sasaran karena kelihatan rambutnya panjang.
Untuk menemukan titik terang pelaku, ia pun mengusut lewat rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian. Dia gak bisa ngejar karena pelaku pake motor gengs.
"Oh iya, saya tadi ketemu warga, mereka bilang ada CCTV di sana, besok mau diambil rekamannya. Andai Anda pelakunya, monggo DM, kita rembugkan apik-apkikan. Gampang ra tak gawe ribut," jelasnya.
Kejadian ini menuai banyak komentar dari netizen gengs. Langsung rame dan viral tweetnya Banu.
"Walaupun merasa prihatin Karena sender mengalami hal ini.. tp ak "bersyukur" ad laki2 yg bs merasakan dan sharing kejadian begini. Br rasa gimana perempuan shock, ga bisa langsung bereaksi, dipermalukan marah jadi satu," salut akun @atrina_siho.
"Aku pernah di angkot, waktu itu masih smp pulang sekolah masih full pake seragam.. trus ada anak sma muhammadiyah duduk di deket pintu, posisi ku duduk di jendela kiri di tenggah perjalanan dia ngeluarin hp trus kamera di arahin ke dadaku trus tutupin lah pake tas ku.." ungkap @AkuBahagia00
"Temenku pernah ngalamin ini dia syok terus cerita sambil nangis kita yang denger juga ga bisa berbuat apa2 berusaha nenangin, hal itu jelas jadi trauma sendiri bagi perempuan, pelecehan ada dimana2 meski sudah berpakaian tertutup sekalipun," cerita akun @ainasasongko.
"Respon yg kayak gini yg merepresentasikan perasana perempuan bgt pas lg diginiin. Org lain gampang bat bilang kenapa ga ngelawan, mereka gatau aja gmn kagetnya kita dan blank seketika," cuit @gloomyjhe.
"Saya pulang lembur dari kantor saat hujan mulai reda, menggunakan mantel dan sepeda motor matic, dari daerah Jalan Kaliurang lalu masuk ke Jalan Banteng Raya. Karena jalan yang sedikit rusak, maka saya berkendara dengan lebih pelan. Tiba-tiba ada kendaraan mendekat, lalu melakukan tindakan memegang dada saya. Sempat kaget dan berpikir, mungkin teman saya, saya perhatikan dari kendaraannya. Kalau nggak salah Supra X 125, saya kurang begitu yakin karena kondisi minim penerangan dan hujan," kata Banu, Kamis (14/1/2021) dikutip dari Wolipop.
Buat kamu yang tinggal di daerah yang sama atau di manapun berada, hati-hati ya gengs...