Kabarnya rata-rata rumah milik pedagang roti bakar ini seharga miliaran, sekitar Rp 3,5 miliar. Padahal rumah berada di lokasi desa yang bukan daerah strategis tapi memiliki harga layaknya rumah di perkotaan. Memang banyak para pedagang roti bakar yang sudah menjadi bos atau juragan hingga akhirnya berhasil membangun rumah di kampung.
Memang tak cuma di Majalengka yang memiliki perkampungan mewah para pedagang roti bakar, di beberapa daerah lain di Indonesia juga ada yang seperti itu. Misalnya perumahan para pengusaha warung tegal atau warteg yang berada di Tegal,Jawa Tengah juga memiliki kesamaan, karena terdapat banyak rumah-rumah megah di wilayah itu.