Sejumlah Pesawat Tempur AS Tiba di Korea Selatan

Sejumlah Pesawat Tempur AS Tiba di Korea Selatan

Pyongyang kini sedang menjadi fokus dunia internasional. Tidak seperti sebelumnya yang tampak selalu menutup diri, Korea Utara (Korut) di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un mulai membuka diri.

Gerbang Korut dibuka pasca dua negara di Semenanjung Korea itu menjalin hubungan lagi, mulai dari partisipasi negaranya dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang, Korea Selatan (Korsel) hingga yang terbaru pertemuan dengan Korsel untuk membahas perdamaian kedua negara dalam KTT Semenanjung Korea bulan lalu.

Kini, Pyongyang akan kedatangan tamu lagi, yakni dari rivalnya, Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump akan bertatap muka dengan pemimpin Kim Jong-Un. Meski jadwal pertemuan mereka belum ditetapkan, AS sudah bersiap dengan sejumlah skema pengamanan.

AS dikabarkan akan melakukan latihan gabungan rutin bersama Angkatan Udara Korsel di Gwangju, Korsel, pada 11 Mei mendatang. Latihan itu dikenal sebagai 'Max Thunder' yang melibatkan lebih dari 100 jet Angkatan Udara AS. Jet tempur siluman F-22 Raptor bahkan telah tiba di Korsel sejak Minggu, 30 April lalu. 

Beberapa pihak juga khawatir akan kedatangan pesawat tersebut ke Korsel. Beberapa pihak menilai latihan militer akan kembali memperkeruh situasi, bahkan dapat menggagalkan rencana pertemuan kedua negara dalam KTT Korut-AS.

Sebaliknya, surat kabar konservatif Korsel, Chosun Ilbo memberikan interpretasi berbeda. Tibanya pesawat tempur AS ke Korsel bisa dilihat sebagai upaya untuk memperkuat keamanan bila pertemuan KTT Korut-AS digelar di Zona Demiliterisasi Panmunjom, Korsel.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"