Pria India Ini Disebut Sebagai Sosok Pengakhir Pandemi Covid-19, Begini Faktanya

Pria India Ini Disebut Sebagai Sosok Pengakhir Pandemi Covid-19, Begini Faktanya
Sosok Adar Poonawalla, yang dianggap sebagai kunci dari berakhirnya pandemi Covid-19 (via detik.com)

Untuk membuat perencanaannya dapat berhasil, Adar harus mengumpulkan setidaknya 1 miliar dolar AS. selain itu, SII juga berjanji akan memberikan pasokan vaksin ke negara-negara miskin di dunia.

Apabila hal itu berhasil, Adar akan dianggap sebagai penyelamat dari banyaknya jiwa yang tak terhitung jumlahnya dan dipuji sebagai seorang pahlawan Covid-19.

Tak lama, rencananya pun mulai menemukan titik terang. Uji klinis berhasil dan AstraZeneca mendapatkan izin dari regulator Inggris pada Desember 2020.

Vaksin AstraZeneca (via kompas.com)

Untuk menyiapkan vaksin tersebut, Adar menghabiskan dana US$ 800 juta untuk membeli bahan-bahan kimia, botol kaca, dan bahan lainnya, hingga meningkatkan kapasitas produksi yang berada di Pune, India Barat.

Keluarga Adar sendiri memetakan jalan yang tak biasa agar bisa menjadi pembuat vaksin terkemuka di dunia.

Mereka ikut membiakkan dan membalap kuda ras murni dari tahun 1940-an, melakukan diversifikasi di bidang farmasi, keuangan dan properti selama setengah abad terakhir.

Namun jalannya tak selalu mulus. Gelombang ketiga COVID-19 di India membuat SII diragukan kemampuannya untuk memproduksi vaksin dalam skala besar

India saat itu melaporkan adanya 400 ribu kasus harian, sehingga kemungkinan akan meningkat menurut para ahli. Pada saat itu, hanya ada 2 persen dari 1,3 miliar penduduk India yang sudah divaksin. Pihak pemerintah juga diakui cukup lambat untuk melakukan pemesanan vaksin.

Hingga akhirnya, hal tersebut membuat SII berhenti sementara dalam pemasokan vaksin Covid-19 kepada negara miskin dan hanya bisa memproduksi untuk India saja.

"Saya selalu menjadi patriot untuk negara saya, dan jika negara saya membutuhkan fasilitas saya, saya akan melakukan yang mereka katakan," jelas Adar.

Sampai saat ini, pihak SII masih dalam proses produksi vaksin dengan target hingga ratusan juta dosis yang kemudian akan dibagikan ke negara-negara miskin.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"