Merinding! David Ozora Ngaku Didatangi Gus Dur Saat Koma, Dititipkan Nasihat Menyentuh Ini

Merinding! David Ozora Ngaku Didatangi Gus Dur Saat Koma, Dititipkan Nasihat Menyentuh Ini

Kondisi David Ozora yang merupakan korban penganiayaan oleh pria bernama Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas terus membaik. Diketahui, remaja bernama lengkap Cristalino David Ozora Latumahina itu sempat koma lebih dari satu bulan setelah dianiaya.

Kini, kondisinya sudah berangsur pulih. David pun sudah bisa tersenyum dan mulai belajar jalan. Di balik itu, viral pernyataan David Ozora yang mengaku didatangi mendiang Presiden Republik Indonesia yakni Abdul Rahman Wahid atau Gus Dur pada saat koma.

Cerita David Ozora ini juga dibenarkan oleh perwakilan keluarga David, Alto Luger. Dia menceritakan kalau keponakannya terbangun dari tidur sambil menangis dan terus menyebut nama Gus Dur. David mengatakan kalau dia menangis karena disuruh pulang oleh Gus Dur.

Kondisi David Ozora Semakin Membaik (Tribun)

"Dia (David Ozora) bangun itu udah nangis sesenggukan gitu. Dia nangis, jadi bapaknya tanya, 'Kenapa nangis?' terus dia ngomong, 'Gus Dur, Gus Dur" gitu," ungkap Alto yang dikutip dari JawaPos.com, Selasa, 11 April 2023.

"Jadi dia bilang bahwa dia itu waktu koma itu ketemu Gus Dur, seperti begitu. Dan dia nangis karena mau pergi sama Gus Dur. Tapi Gus Durnya larang, suruh dia kembali, suruh dia pulang. Intinya seperti begitu," imbuh Alto.

Sebab dilarang mengikuti Gus Dur inilah, kata Alto, yang membuat David terbangun dalam keadaan menangis sambil sesenggukan sekitar dua minggu lalu. Momen ini pun direkam oleh sang ayah Jonathan Latumahina dalam sebuah video dan diunggah ulang sejumlah akun.  

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Gus Fuad Channel, awalnya ayah David menanyakan pada sang anak tentang pertemuannya dengan Gus Dur. Sambil terisak, David Ozora pun menyampaikan kalau dia dititipkan pesan untuk tidak terus tidur.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"