Gak Bahaya Ta? Ini Negara-negara Sekutu Israel yang Punya Senjata Nuklir

Gak Bahaya Ta? Ini Negara-negara Sekutu Israel yang Punya Senjata Nuklir

Israel memiliki negara sekutu yang memiliki senjata nuklir. Sudah pasti negara-negara tersebut memberikan dukungan kepada Israel atas serangan terhadap pasukan Hamas di Gaza. Memang agak menakutkan ya karena memiliki senjata nuklir bisa saja memberikan ancaman yang berbahaya. Negara mana saja itu?

Inggris

Inggris merupakan negara sahabat Israel. Jika banyak negara mengecam serangan Israel kepada Hamas dan wilayah Palestina, tentu Inggris memiliki pandangan yang berbeda. Inggris memiliki senjata nuklir sejak tahun 1952. Sejak lama memang negara maju di Eropa ini memiliki perlengkapan senjata yang sangat luar biasa.

Selain nuklir, pertahanan Inggris memiliki alat-alat peperangan lain seperti rudal, senjata biologi, hingga kapal selam yang dijadikan kendaraan nuklir. Kabarnya saat ini Inggris memiliki 120 senjata nuklir yang aktif dan tersedia. 

Negara Sekutu Israel yang Punya Senjata Nuklir (SINDOnews)

Amerika Serikat

Mengutip dari Tempo.co, negara sekutu Israel, Amerika Serikat pada tahun 1945 sudah membuat 70 ribu nuklir untuk menyiapkan perang antar negara-negara raksasa di dunia. Amerika Serikat menguasai 89 persen senjata nuklir di dunia yang mencapai ledakan 5.224. Semakin tinggi ledakan maka semakin banyak korban jiwa yang melayang.

Memang pemerintah Amerika Serikat dari beberapa presiden yang berkuasa sudah memberikan pesan untuk Israel sebagai sekutu untuk selalu memberikan dukungan kepada Israel. Dukungan itu dalam bentuk keamanan negara.

Prancis

Dengan menggelontorkan uang sangat banyak, pemerintah Prancis berusaha untuk melakukan perawatan untuk senjata-senjata nuklir yang mereka punya. Jumlh senjata itu mencapai 290. Senjata nuklir bisa ditembakkan dari pesawat terbang atau kapal selam. Prancis sudah lama berikan bantuan kepada Israel, termasuk soal kekuatan intelijen.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"