Demi Dapet Sinyal, Mahasiswi Ini Rela Ngemper di Pinggir Jalan Cuma untuk Belajar Loh!

Demi Dapet Sinyal, Mahasiswi Ini Rela Ngemper di Pinggir Jalan Cuma untuk Belajar Loh!
Teara Noviani, rela ngemper di pinggir jalan demi dapet sinyal (hai.grid.id)

Teara juga bilang kalo lokasi tepi jalan yang jadi lokasi "nongkrong"-nya ini emang biasa digunakan warga setempat sebagai tempat untuk mencari sinyal provider seluler.

"Jadi saya memutuskan untuk di situ aja," katanya. Sebenarnya, beberapa teman kampusnya pernah mengajaknya untuk belajar di rumah mereka yang akses internetnya lebih mudah. Tapi, jarak dari rumah Teara ke rumah temannya yang paling dekat tuh sekitar 20 menit perjalanan gengs.

Makanya, Teara memilih untuk ngemper di pinggir jalan yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya. Semua ini demi mendapat sinyal yang stabil dan tetap belajar. Cara ini pun lebih efektif ketimbang harus ke rumah temannya dulu.

"Lagipula kalo setiap hari bertamu ke rumah teman, kan pakewuh juga," katanya.

Teara memilih pinggir jalan desa sebagai spot-nya untuk belajar karena hanya warga desa aja yang lewat di jalan itu. Menurutnya, lokasi itu aman, toh banyak orang yang dia kenal yang lewat di jalan desa itu.

Lokasi itu menurutnya aman kok, karena jalan desa~ (kids.grid.id)

Sebetulnya, ada Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur yang menyediakan fasilitas WiFi gratis. Sayangnya, sejak awal pandemi, Balkondes Borobudur tutup. Kini Balkondes bisa diakses lagi, tapi baru buka sekitar jam 9 atau jam 10 pagi.

"Jadi mau gak mau selama Balkondes belum dihidupin saya tetap di jalan itu," katanya.

Teara Noviani juga bercerita kalo dia belajar di sana bareng adik dan sepupunya. Katanya, saat ujian kenaikan kelas berlangsung, ada lebih dari 10 siswa yang datang ke tempat itu.

Sekarang, para siswa SMP menjalani aktivitas belajar dalam waktu yang dibagi secara 'shift' atau bergantian. Kini, siswa SD nggak lagi nyari sinyal di tepi jalan karena para guru datang ke rumah siswa.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"